Jumat, 10 April 2026

Palu Hari Ini

Pelayanan Operasi Transkateter RSUD Undata Palu Diklaim Hemat Biaya dan Waktu

Kabar baiknya, layanan ini telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan sehingga semakin memudahkan masyarakat untuk mengakses pengobatan.

|
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
LAYANAN PENANGANAN JANTUNG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu menghadirkan layanan penanganan penyakit jantung bawaan melalui metode transkateter yang diklaim lebih hemat biaya dan waktu bagi pasien. 

Ringkasan Berita:
  • RSUD Undata Palu mulai menangani kebocoran jantung bawaan sederhana tanpa operasi terbuka menggunakan metode transkateter, pertama di Sulawesi Tengah.
  • Tindakan dilakukan melalui pembuluh darah di paha, dengan waktu pemulihan singkat (bisa pulang keesokan harinya) dan risiko komplikasi lebih rendah dibanding operasi terbuka.
  • Meskipun alat cukup mahal, biaya keseluruhan lebih rendah daripada rujukan ke luar daerah, dan prosedur ini sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – RSUD Undata Palu menghadirkan layanan penanganan penyakit jantung bawaan melalui metode transkateter yang diklaim lebih hemat biaya dan waktu bagi pasien.

Layanan ini mulai diterapkan pada Jumat (10/4/2026) dan menjadi yang pertama di Sulawesi Tengah, sebagai upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan jantung tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Baca juga: Harga HP Samsung Terbaru: Samsung Galaxy S26, Galaxy S25 FE, Galaxy A57, Galaxy A37, Galaxy Z Fold 7

Dokter Spesialis Jantung Anak RSUD Undata Palu, dr. Julia Sari, menjelaskan metode transkateter digunakan untuk menangani kasus kebocoran jantung sederhana seperti Atrial Septal Defect (ASD), Ventricular Septal Defect (VSD), dan Patent Ductus Arteriosus (PDA).

“Penanganannya tidak melalui operasi terbuka, tetapi menggunakan alat yang dimasukkan melalui pembuluh darah di paha menuju jantung,” jelasnya.

Menurut dr. Julia, metode ini memberikan efisiensi signifikan, baik dari sisi waktu tindakan maupun masa perawatan pasien.

Ia menyebutkan, prosedur transkateter relatif cepat karena pasien tidak memerlukan pembedahan besar maupun penggunaan ventilator setelah tindakan, selama tidak terjadi komplikasi.

“Setelah anestesi, pasien bisa langsung dibangunkan di hari yang sama. Kalau kondisinya stabil, bahkan keesokan harinya sudah bisa pulang,” ujarnya.

Baca juga: RSUD Undata Palu Gelar Operasi Transkateter Perdana, Pasien Jantung Tak Perlu Lagi Dirujuk

Secara keseluruhan, pasien umumnya hanya membutuhkan waktu perawatan sekitar tiga hari untuk menjalani tindakan hingga pemulihan.

Selain efisiensi waktu, metode ini juga dinilai lebih hemat biaya dibandingkan prosedur konvensional, terutama jika dibandingkan dengan rujukan ke luar daerah seperti Jakarta.

Selama ini, pasien yang dirujuk harus mengeluarkan biaya tambahan, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga biaya hidup selama menunggu tindakan medis.

“Kalau dirujuk ke luar daerah, pasien harus menanggung tiket, biaya tinggal, dan proses pemeriksaan yang cukup panjang. Itu yang membuat total biaya menjadi lebih besar,” jelas dr. Julia.

Ia mengakui harga alat atau device yang digunakan dalam prosedur transkateter tergolong mahal, berkisar antara Rp30 juta hingga Rp50 juta.

Namun, secara keseluruhan biaya yang dikeluarkan pasien tetap lebih rendah.

Baca juga: Prediksi Skor Persita Tangerang vs Arema FC: Siapa Bisa Bangkit di Pertandingan Malam Ini?

“Kalau dihitung total, tetap lebih murah dibandingkan harus berobat ke luar daerah,” katanya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved