Minggu, 12 April 2026

Palu Hari Ini

Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Bantah Isu Orang Dalam di SMA Negeri 5 Palu

Ia menyebut seluruh proses penanganan masalah di sekolah dilakukan secara profesional dan sesuai mekanisme yang berlaku.

Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
Robit/TribunPalu.com
KLARIFIKASI - Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Yudiawati V Windarrusliana, membantah isu yang menyebut Kepala SMA Negeri 5 Palu, Salim, memiliki “orang dalam” di Dinas Pendidikan Sulteng. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Yudiawati V Windarrusliana, membantah isu yang menyebut Kepala SMA Negeri 5 Palu, Salim, memiliki “orang dalam” di Dinas Pendidikan Sulteng.

Yudiawati menegaskan, isu tersebut tidak benar dan tidak berdasar. 

Ia menyebut seluruh proses penanganan masalah di sekolah dilakukan secara profesional dan sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca juga: Dua Tersangka Pengedar Sabu Dibekuk di Bualemo, Barang Bukti Diamankan

"Itu tidak benar. Saya sudah membuktikan dalam beberapa persoalan di sekolah, sekalipun saya kenal, pimpinan kami juga tidak mengenal itu. Kami betul-betul bekerja sesuai yang kami rumuskan di dalam satu tim,” ujar Yudiawati kepada wartawan, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, setiap persoalan yang muncul di satuan pendidikan ditangani oleh tim yang dibentuk secara resmi oleh Dinas Pendidikan.

Baca juga: OJK Ajak Warga Morowali Pahami Produk Keuangan dan Hindari Risiko Investasi Ilegal

Ia menegaskan pihaknya menjunjung tinggi asas transparansi dan kebenaran dalam setiap proses investigasi.

“Kami sangat transparan dan menjunjung tinggi kebenaran serta asas-asas yang berlaku di masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala SMA Negeri 5 Palu, Salim, diisukan sulit dicopot dari jabatannya karena diduga memiliki kedekatan dengan pejabat di Dinas Pendidikan Sulteng.

Isu itu mencuat setelah muncul sejumlah polemik di internal sekolah, mulai dari dugaan konflik antara Kepala Sekolah dengan salah satu guru bernama Haerana, hingga tudingan penahanan kenaikan pangkat guru tersebut.

Baca juga: DJ Bravy Bongkar Kondisi Erika Carlina Setelah Putus: Sakit Hati dan Malu

Selain itu, SMA Negeri 5 Palu juga sempat diterpa dugaan pungutan liar terkait pengadaan seragam sekolah. 

Dugaan itu terkuak setelah adanya aksi unjuk rasa siswa beberapa waktu lalu. 

Dana pungutan disebut-sebut ditransfer ke rekening Wakasek Kesiswaan, Moh Arif.

Namun seluruh tudingan tersebut kini tengah ditangani oleh tim investigasi Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca juga: 20 Guru PUAD dan TK di Banggai Diberangkatkan ke Jakarta

Dan saat ini bolanya berada di Inspektorat Provinsi Sulawesi Tengah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved