Sabtu, 11 April 2026

Imlek 2026

Perayaan Imlek 2577 Kongzili, 200 Umat Buddha Padati Vihara Karuna Dipa

Suasana perayaan semakin semarak dengan balutan busana bernuansa merah yang dikenakan para umat dan tamu yang hadir.

Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Zulfadli
Ratusan umat Buddha memadati Vihara Karuna Dipa, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, dalam rangka memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau 2026 Masehi, Selasa (17/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan umat Buddha memadati Vihara Karuna Dipa, Kelurahan Nunu, Kota Palu, dalam perayaan Imlek 2577 Kongzili tahun 2026.
  • Perayaan diawali dengan puja bakti, pembacaan paritta suci, serta prosesi pemercikan air paritta oleh Bhikku, dan ditutup dengan tradisi berbagi angpao serta pertunjukan barongsai.
  • Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Tengah, Wijaya Chandra, menyebut Imlek tahun ini mengangkat tema harmonisasi, terutama karena berdekatan dengan bulan suci Ramadan.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sedikitnya 200  umat Buddha memadati Vihara Karuna Dipa, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, dalam rangka memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau 2026 Masehi, Selasa (17/2/2026).

Pantauan TribunPalu.com, umat mulai berdatangan sejak pukul 07.00 Wita. 

Mereka tampak khusyuk memberi penghormatan kepada patung Buddha, memanjatkan doa, serta mengikuti rangkaian puja bakti.

Suasana perayaan semakin semarak dengan balutan busana bernuansa merah yang dikenakan para umat dan tamu yang hadir.

Rangkaian acara diawali dengan siraman rohani dari pemuka agama Buddha setempat, dilanjutkan pembacaan paritta suci yang diikuti sekitar 200 umat. 

Baca juga: Viral di Media Sosial, Ungkapan "Fufufafa" Jadi Tren Imlek 2026

Prosesi pemercikan air paritta oleh para Bhikku turut menjadi bagian sakral dalam perayaan tersebut.

Perayaan Imlek kemudian ditutup dengan tradisi berbagi angpao kepada anak-anak serta pertunjukan barongsai yang disambut antusias.

Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Tengah, Wijaya Chandra, mengatakan Imlek 2577 Kongzili tahun ini mengusung makna harmonisasi.

“Pertama-tama saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Semoga di tahun yang baru ini kita semua diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta tercapai segala cita-cita dan harapan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tahun ini merupakan Tahun Kuda Api. 

1001099944.jpgsasasa
Ratusan umat Buddha memadati Vihara Karuna Dipa, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, dalam rangka memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau 2026 Masehi, Selasa (17/2/2026). (TribunPalu.com/Zulfadli)


Secara nasional, tema yang diangkat adalah harmonisasi, yakni harmonisasi antar-etnis dan budaya.

Menurutnya, perayaan Imlek yang berdekatan dengan bulan suci Ramadan menjadi momentum indah untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama.

“Kami bersyukur selama ini hubungan silaturahmi dan toleransi antarumat beragama di Kota Palu sudah terjalin dengan baik. Harapannya kondisi ini terus dijaga dan semakin ditingkatkan,” katanya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved