Sulteng Hari Ini
Rekaman Percakapan Livand Breemer dan Inisial I Beredar, Bantah Keterlibatan Tambang Poboya
Rekaman tersebut disebut terjadi pada 16 Maret 2026, atau beberapa hari setelah aksi demonstrasi masyarakat lingkar tambang Poboya.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Rekaman percakapan Livand Breemer dengan Ibrahim beredar terkait dugaan keterlibatan tambang di Poboya, namun Ibrahim menegaskan dirinya bukan karyawan Livand.
- Livand kecewa atas tudingan yang dialamatkan kepadanya, menegaskan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Poboya bersifat resmi.
- Livand telah dimutasi menjadi ASN biasa di Komnas HAM Papua; jabatan Kepala Komnas HAM Sulawesi Tengah kini dijabat Pelaksana Tugas Edy Sutichno.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Rekaman percakapan antara Kepala Komnas HAM Sulawesi Tengah, Livand Breemer, dengan seorang pria berinisal I, beredar di tengah polemik dugaan keterlibatan tambang di Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Rekaman tersebut disebut terjadi pada 16 Maret 2026, atau beberapa hari setelah aksi demonstrasi masyarakat lingkar tambang Poboya.
Dalam rekaman itu, terdengar percakapan singkat antara Livand dan I saat keduanya bertemu.
Baca juga: Tiga Koperasi Desa Merah Putih di Banggai Selesai, Salah Satunya di Bubung
“Saya juga baru ketemu kawan (kamu),” ujar Livand.
“Iya (saya juga),” jawab Ibrahim.
Ibrahim sendiri sebelumnya disebut-sebut sebagai karyawan Livand yang mengendalikan alat berat di lokasi kolam perendaman emas di Poboya.
Namun dalam rekaman tersebut, Ibrahim membantah keterkaitan itu.
Ia menjelaskan bahwa awalnya hanya diminta oleh seseorang berinisial A untuk memfoto kolam perendaman.
Foto tersebut kemudian diduga digunakan untuk menggiring opini seolah-olah kolam itu milik Livand Breemer.
Dalam percakapan yang sama, saat ditanya Livand mengenai pihak yang membayarnya, Ibrahim menyebut inisial A sebagai pihak yang memberikan perintah.
Baca juga: Pogram BERANI Bedah Rumah Resmi Bergulir di Donggala, Tolitoli, Buol dan Tojo Una-una
Tak hanya itu, dalam rekaman berbeda yang juga beredar, Ibrahim kembali menegaskan bantahannya saat dihubungi seorang wartawan.
“Bukan, tidak ada sangkut pautnya dengan Pak Livand ini,” ujar Ibrahim melalui sambungan telepon.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya bukan karyawan Livand Breemer.
“Saya bukan karyawannya Pak Livand,” tandasnya.
| Kepala Komnas HAM Sulteng Dimutasi ke Papua Usai Tudingan Keterlibatan Tambang di Poboya Palu |
|
|---|
| Sentil Perintah Prabowo Soal IUP di Hutan Lindung, Muhammad Safri Minta Pusat Tak Tebang Pilih |
|
|---|
| Klarifikasi RSUD Undata Palu, Optimalisasi Layanan Digital untuk Rujukan Lebih Cepat |
|
|---|
| Soroti Pembukaan Kembali Tambang Maut Hengjaya, Safri: Nyawa Pekerja Bukan Tumbal Investasi |
|
|---|
| RSUD Undata Palu Gelar Operasi Transkateter Perdana, Pasien Jantung Tak Perlu Lagi Dirujuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Rekaman-Percakapan-Livand-Breemer-dan-Inisial-I-Beredar.jpg)