Halalbihalal IKM
2 Mantan Gubernur Sulteng Hadiri Halal Bihalal Orang Minang di Rumah Gadang Palu
Setibanya di Rumah Gadang, Rusdi Mastura langsung disambut oleh Longki Djanggola.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Palu menggelar Halal Bihalal pertama di Rumah Gadang, Sabtu (18/4/2026), dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
- Acara dihadiri dua mantan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola dan Rusdi Mastura, yang mendapatkan penghormatan adat dengan penyerahan deta atau saluak.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Suasana hangat penuh nuansa kekeluargaan terasa sejak awal kedatangan tamu dalam kegiatan Halal Bihalal Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Palu di Rumah Gadang, Sabtu (18/4/2026).
Rumah gadang itu berada di Jl Kelinci, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Kehadiran dua mantan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dan Rusdi Mastura, mencuri perhatian.
Rusdi Mastura tiba di lokasi dengan mengenakan baju polo berwarna oranye, sementara Longki Djanggola tampil dengan kemeja hitam dipadukan celana kain hitam.
Baca juga: Wabup Donggala Soroti Ancaman Narkoba, Siapkan Pembentukan Satgas
Setibanya di Rumah Gadang, Rusdi Mastura langsung disambut oleh Longki Djanggola.
Keduanya tampak akrab, saling berjabat tangan dan cipika-cipiki sebelum kemudian dipersilakan menuju tempat duduk yang telah disiapkan panitia.
Tak lama berselang, panitia menyematkan deta atau saluak, penutup kepala khas Minangkabau, kepada kedua tokoh tersebut.
Deta atau saluak ini biasa diberikan kepada tamu spesial sebagai bentuk penghormatan adat.
Keduanya kemudian duduk berdampingan, mencuri perhatian para tamu undangan yang hadir.
Baca juga: Warga Tomboniki dan Okumel Banggai Kepulauan Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak
Di sisi kiri Longki Djanggola, tampak sang istri, Zalzumida Djanggola, yang juga merupakan pembina IKM Sulawesi Tengah.
Suasana di dalam Rumah Gadang semakin semarak dengan kehadiran tamu yang mengenakan busana bernuansa Minangkabau.
Para perempuan tampil anggun dengan tingkuluak, sementara kaum pria mengenakan deta atau saluak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ysa978yd789a-7s8a-tda7s8-d78a.jpg)