Kamis, 30 April 2026

BPJS Kesehatan

Kisah Shilvya Rawat Nenek Penderita Stroke, Berobat Lancar Berkat JKN

Pengalaman mendampingi anggota keluarga yang sakit menjadi momen tak terlupakan bagi Shilvya (20), seorang mahasiswa Universitas Tadulako.

Tayang:
Editor: Lisna Ali
Handover
PROGRAM JKN - Pengalaman mendampingi anggota keluarga yang sakit menjadi momen tak terlupakan bagi Shilvya (20), seorang mahasiswa Universitas Tadulako. 

TRIBUNPALU.COM - Pengalaman mendampingi anggota keluarga yang sakit menjadi momen tak terlupakan bagi Shilvya (20), seorang mahasiswa Universitas Tadulako.

Ia menceritakan perjuangannya saat mendampingi sang nenek yang terserang stroke pada tahun 2023 lalu.

Kala itu, sang nenek menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan, mulai dari wajah yang mencong hingga kelemahan pada sisi kanan tubuh.

“Beliau juga sempat sulit bicara dan terlihat bingung saat diajak berkomunikasi. Kami langsung panik,” ujar Shilvya, melalui rilis yang diterima TribunPalu.com, Kamis (30/4/2026).

Hinnga akhirnya, Keluarga melarikan sang nenek ke UGD RSUD Mokopido Tolitoli sebelum akhirnya dirujuk ke RS Anutapura Palu untuk penanganan lebih lanjut.

Shilvya mengaku lega karena seluruh proses administrasi dan medis berjalan lancar berkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kami bersyukur karena nenek sudah terdaftar sebagai peserta JKN. Jadi saat dirujuk ke Palu, prosesnya berjalan lancar,” lanjutnya.

Baca juga: Oknum TNI di Konawe Selatan Buron Usai Diduga Cabuli Siswi SD

Setelah menjalani perawatan intensif dan rutin kontrol selama tiga tahun, kesehatan sang nenek kini telah pulih dan bisa beraktivitas normal.

Mahasiswi semester enam ini mengakui bahwa biaya pengobatan stroke yang mahal bisa teratasi sepenuhnya berkat program tersebut.

“Kami benar-benar merasakan manfaat dari JKN, karena pengobatan stroke itu tidak sebentar dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” ungkap Shilvya.

Selain pengalaman neneknya, Shilvya juga pernah merasakan langsung kemudahan layanan JKN saat dirinya harus dirawat akibat radang lambung.

Ia sangat terkesan dengan transformasi layanan yang kini jauh lebih praktis karena pasien hanya perlu menunjukkan identitas diri.

“Kalau berobat kami hanya cukup membawa KTP saja dan langsung ditangani,” jelas Shilvya mengenai kemudahan akses layanan saat ini.

Baca juga: BPJS Keliling Sapa Warga di CFD Vatulemo, Urus Administrasi JKN Jadi Lebih Praktis

Menutup ceritanya, Shilvya memberikan apresiasi tinggi dan berharap program ini terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Bintang seratus untuk program JKN, terutama saat kondisi darurat seperti ini. Saya berharap program JKN terus ada dan semakin baik,” tutupnya.(*)

Update informasi lainnya di Facebook, Instagram, Tiktok dan WA Channel

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved