Pemerintah Kabupaten Morowali berharap semangat Natal mampu semakin mempererat kebersamaan, memupuk toleransi.
Pesan tersebut disampaikan Wabup Iriane saat menghadiri perayaan Natal Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Cornerstone.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap yakin bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan ketulusan dan kebersamaan akan membuahkan hasil baik.
Pemerintah Daerah sebelumnya telah mengalokasikan bantuan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk pembangunan Gereja GPdI Cornerstone.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh aparatur desa dan kelurahan agar mengikuti kegiatan sosialisasi dengan sungguh-sungguh.
Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan cerminan tekad dan semangat seluruh masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Bupati memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang telah diraih Morowali selama lebih dari dua dekade perjalanan.
Pemenuhan layanan dasar tersebut menjadi titik awal bagi percepatan pembangunan di Morowali.
Menurutnya, momentum HUT Morowali ke-26 harus dijadikan sarana introspeksi dan mawas diri dalam menapaki setiap etape perjalanan pembangunan daerah.
Ketua DPRD Morowali menekankan bahwa peringatan HUT ke-26 Kabupaten Morowali harus dimaknai lebih dari sekadar agenda seremonial tahunan.
Penguatan peran perempuan menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan keluarga yang harmonis serta masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Farida menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting, tidak hanya dalam lingkup keluarga.
Sejak awal ibadah, jemaat perempuan Bethany tampak memadati ruang ibadah yang telah dihiasi ornamen Natal bernuansa merah.
Meski terpaut dalam total medali, jumlah emas Bahodopi sejajar dengan Bungku Tengah, membuat persaingan di puncak masih terbuka.
Andi Irman juga menyoroti pentingnya penyelarasan regulasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.
Ia menekankan bahwa setiap proses pembentukan produk hukum harus dilaksanakan secara sistematis, taat asas.
Sebagai upaya memperkuat kapasitas aparatur pemerintah daerah dan desa dalam menyusun regulasi yang terukur dan berkualitas.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah dalam menyusun regulasi yang berkualitas, terarah.
Pantauan Tribunpalu.com, pada selasa (2/12/2025) di lokasi, deretan tenda UMKM berjajar rapi menempati kawasan perayaan.
Beragam aduan tersebut dihimpun melalui aktivitas pemantauan dan penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh Anggota DPRD kabupetan Morowali.