Selasa, 7 April 2026

Sulteng Hari Ini

Peringati Hari Pengayoman ke-80, Kemenkum Sulteng Gelar Donor Darah

Para peserta secara bergantian melakukan proses donor darah dengan tetap memperhatikan prosedur kesehatan dan keselamatan.

Editor: Fadhila Amalia
HUMAS KEMENKUM SULTENG
HARI PENGAYOMAN - Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-80, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan itu berlangsung di Halaman Kanwil Kemenkum Sulteng, Jl Dewi Sartika, Kelurahan Birobuli Selatan, kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. 

TRIBUNPALU.COM - Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-80, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menggelar kegiatan donor darah.

Kegiatan itu berlangsung di Halaman Kanwil Kemenkum Sulteng, Jl Dewi Sartika, Kelurahan Birobuli Selatan, kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pegawai, perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT), Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palu, kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari komitmen Kemenkum Sulteng dalam mendukung program kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.

Para peserta secara bergantian melakukan proses donor darah dengan tetap memperhatikan prosedur kesehatan dan keselamatan.

Baca juga: Polsek Palu Selatan Ringkus Dua Pelaku Curas, Salah Satunya Residivis

Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, dalam Keterangannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi.

“Hari Pengayoman ke-80 ini menjadi momentum yang tepat bagi kita untuk menunjukkan rasa kepedulian kepada sesama. Setetes darah yang kita sumbangkan hari ini, bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain,” ungkap Rakhmat Renaldy.

Rakhmat Renaldy juga menambahkan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari nilai Pengayoman yang mengedepankan kemanusiaan dan solidaritas.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya seremonial, tetapi juga bentuk nyata dari implementasi nilai Pengayoman. Semoga ke depan kita semakin rutin melaksanakan aksi sosial yang bermanfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Selama kegiatan, suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di seluruh ruangan. Petugas PMI dengan sigap melayani para pendonor, sementara panitia menyediakan area istirahat dan konsumsi bagi peserta.

Kegiatan donor darah ini menjadi salah satu rangkaian acara dalam peringatan Hari Pengayoman ke-80 yang mengusung semangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik, menjaga integritas, dan mengedepankan rasa kemanusiaan dalam setiap tugas.

Dengan keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan membantu sesama dapat terus mengalir di lingkungan Kementerian Hukum Sulawesi Tengah.

Hari Pengayoman ke-80

Tanggal 19 Agustus dipilih karena merupakan tanggal di mana Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, yang saat itu bernama Departemen Kehakiman, dibentuk pada tahun 1945, dua hari setelah proklamasi kemerdekaan.

Perubahan nama dari "Hari Dharma Karya Dhika" menjadi "Hari Pengayoman" telah ditetapkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sabtu 16 Agustus 2025 di Sulawesi Tengah, Seluruh Wilayah Berpotensi Berawan

Frasa "Pengayoman" sendiri merujuk pada simbol pohon beringin yang melambangkan hukum sebagai pelindung dan pengayom bagi masyarakat. N

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved