Banjir Balinggi Parimo
BPBD Parimo: Sebagian Rumah di Desa Balinggi Jati Masih Terendam
Kalak BPBD Parigi Moutong, Rivai, mengatakan genangan air belum sepenuhnya surut.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIMO – Sejumlah rumah warga di Desa Balinggi Jati, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong masih terendam Banjir, Rabu (20/8/2025).
Kondisi ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat sejak Selasa malam.
Kalak BPBD Parigi Moutong, Rivai, mengatakan genangan air belum sepenuhnya surut.
Menurut dia, sebagian rumah warga berada di titik rendah sehingga air lebih lama menggenang.
"Air sudah mulai berkurang, tetapi di beberapa rumah masih ada yang terendam," ujar Rivai.
Ia menjelaskan, Banjir tersebut berasal dari luapan sungai kecil di sekitar desa.
Aliran air meluber ke pekarangan hingga masuk ke rumah warga.
• Ketua PGRI Palu Imbau Guru Tak Terprovokasi Video Sri Mulyani
Meski begitu, Rivai memastikan sebagian besar warga tetap bertahan di rumah masing-masing.
BPBD juga telah menurunkan tim untuk memantau kondisi di lapangan.
Petugas berkoordinasi dengan pemerintah desa guna mengantisipasi kemungkinan Banjir susulan.
Rivai menambahkan, pihaknya masih menyiagakan peralatan darurat jika sewaktu-waktu diperlukan.
Termasuk tenda dan perlengkapan evakuasi bila kondisi air kembali naik.
"Kami tetap siaga, meski situasi sudah mulai membaik," ucap Rivai.
• Komisi III DPRD Banggai ke Jabar, Legislator PDIP: Penyuluh Pertanian Setiap Desa
Ia mengimbau warga untuk tetap waspada menghadapi potensi hujan lanjutan.
Selain itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas di sekitar sungai.
Rivai juga menekankan pentingnya melaporkan cepat setiap perkembangan di lapangan.
Menurutnya, informasi yang cepat akan memudahkan penanganan.
"Sekecil apapun kejadian, segera laporkan ke aparat desa atau BPBD," tegas Rivai.
Desa Balinggi Parigi Moutong
Desa Balinggi merupakan satu dari 6 desa di Kecamatan Balinggi.
Kecamatan Balinggi sendiri berjarak sekitar 33 km dari ibu kota Kabupaten Parigi Moutong.
Wilayahnya dilalui oleh Jalan Trans Sulawesi, yang merupakan jalan utama yang menghubungkan antar-provinsi di Pulau Sulawesi.
Desa Balinggi dikenal sebagai daerah dengan potensi pertanian yang besar.
Desa ini memiliki produksi dan luas panen kakao yang tinggi dibandingkan dengan desa-desa lain di kecamatan yang sama.
Selain kakao, ada juga potensi di sektor pertanian lainnya seperti padi sawah.
Sektor pertanian di desa ini rentan terhadap bencana, seperti banjir yang dapat merusak tanggul sungai dan mengancam produktivitas pangan.
Kecamatan Balinggi secara keseluruhan memiliki keberagaman suku dan agama, menjadikannya kecamatan dengan populasi umat Hindu terbanyak di Kabupaten Parigi Moutong. (*)
| Petani Balinggi Jati Desak Pembangunan Tanggul Permanen, Sawah 150 Hektare Terancam Gagal Panen |
|
|---|
| Warga Balinggi Jati Usulkan Pemasangan Bronjong, Antisipasi Banjir dan Lindungi Sawah |
|
|---|
| 250 Geobag Dipasang, BPBD Parimo Pastikan Warga Balinggi Jati Aman dari Banjir Susulan |
|
|---|
| Wabup Parimo Abdul Sahid: Normalisasi Sungai dan Pembongkaran Karang Segera Dilakukan |
|
|---|
| Ketua DPRD Parimo Minta Jembatan Balinggi Jati Dibongkar, Sebut Jadi Pemicu Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000177496jpg.jpg)