Banjir Balinggi Parimo
250 Geobag Dipasang, BPBD Parimo Pastikan Warga Balinggi Jati Aman dari Banjir Susulan
Kamis (21/8/2025), tim teknis bersama BPBD mengerahkan excavator untuk menutup empat titik tanggul yang jebol.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIMO – BPBD Kabupaten Parigi Moutong mempercepat penanganan pasca banjir yang melanda Desa Balinggi Jati, Kecamatan Balinggi, Sulawesi Tengah.
Kamis (21/8/2025), tim teknis bersama BPBD mengerahkan excavator untuk menutup empat titik tanggul yang jebol.
“Kami fokus menutup titik tanggul yang rusak agar aliran air kembali normal dan mencegah banjir susulan,” kata Kepala BPBD Parimo, Rivai.
Selain itu, sebanyak 250 geobag dipasang untuk memperkuat tanggul sementara di sejumlah titik kritis.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Kamis 21 Agustus 2025, Emas Antam Naik Rp 24 Ribu, Cek Daftar Harga Terbarunya
“Geobag ini berfungsi menahan tekanan air sementara sebelum tanggul permanen diperbaiki,” tambah Rivai.
BPBD juga membuka tenda pengungsian di Dusun Antosari untuk menampung warga terdampak.
Sementara itu, tenda pos komando didirikan di Dusun Sekarsari sebagai pusat koordinasi tim tanggap darurat.
Bantuan logistik berupa selimut dan paket keluarga telah disalurkan kepada warga yang rumahnya terdampak banjir.
“Kami ingin memastikan warga tidak kekurangan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat ini,” jelas Rivai.
Selain distribusi bantuan, tim BPBD membantu warga membersihkan pekarangan dan rumah yang sempat terendam air.
“Banyak rumah yang masih penuh lumpur dan sampah akibat banjir, kami ikut membantu membersihkan agar cepat pulih,” ujar Rivai.
Mobil dapur umum juga ditempatkan di Dusun Sekarsari untuk menyediakan makanan siap saji.
Pada Kamis pagi, tim menyalurkan 100 bungkus nasi kepada warga terdampak di beberapa dusun.
BPBD menekankan pentingnya kewaspadaan warga karena curah hujan masih berpotensi tinggi.
Baca juga: PFI Palu Bakal Gelar Pameran Foto di PGM, Terbuka untuk Umum
| Petani Balinggi Jati Desak Pembangunan Tanggul Permanen, Sawah 150 Hektare Terancam Gagal Panen |
|
|---|
| Warga Balinggi Jati Usulkan Pemasangan Bronjong, Antisipasi Banjir dan Lindungi Sawah |
|
|---|
| Wabup Parimo Abdul Sahid: Normalisasi Sungai dan Pembongkaran Karang Segera Dilakukan |
|
|---|
| Ketua DPRD Parimo Minta Jembatan Balinggi Jati Dibongkar, Sebut Jadi Pemicu Banjir |
|
|---|
| Wabup Parimo Soroti Tanggul Pasir, Dorong Solusi Permanen Atasi Banjir di Balinggi Jati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/250-Geobag-Dipasang-BPBD-Parimo-Pastikan-Warga-Balinggi-Jati-Aman-dari-Banjir-Susulan.jpg)