Minggu, 19 April 2026

Banjir Balinggi Parimo

Warga Balinggi Jati Usulkan Pemasangan Bronjong, Antisipasi Banjir dan Lindungi Sawah

Bronjong adalah struktur penahan atau penguat tebing sungai yang terbuat dari keranjang kawat berisi batu, berfungsi mencegah erosi.

|
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Faaiz/TribunPalu
BANJIR BANDANG - Korban banjir Desa Balinggi Jati, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), mengusulkan pemasangan bronjong di wilayahnya, mencegah kerugian sawah dan pemukiman. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Korban banjir Desa Balinggi Jati, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengusulkan pemasangan bronjong di wilayahnya, mencegah kerugian sawah dan pemukiman.

Bronjong adalah struktur penahan atau penguat tebing sungai yang terbuat dari keranjang kawat berisi batu, berfungsi mencegah erosi dan melindungi tebing sungai ketika banjir.

Ketua Kelompok Tani Pancosari, I Wayan Budi Harsana, menyebut dusun Pancosari masih terendam air jika debit air meningkat, sementara wilayah yang sudah dipasang bronjong selamat.

Baca juga: Banjir Landa Desa Ulatan Parimo, Puluhan Rumah Terendam Usai Sungai Meluap

“Yang telah dipasang bronjong wilayahnya selamat, sementara kami tidak,” kata I Wayan Budi Harsana, Rabu (20/8/2025).

Ia menjelaskan, usulan bronjong sudah disampaikan sejak ia menjabat kepala dusun dulu, tapi tindak lanjutnya belum ada.

“Proposal sudah kami kirim, hanya saja belum ditindaklanjuti,” ujarnya.

Menurut I Wayan Budi Harsana, usulan itu awalnya diajukan ke pemerintah desa, kemudian diarahkan ke anggota dewan dan pemerintah kabupaten.

Ia menilai keterbatasan anggaran desa menjadi salah satu alasan lambatnya realisasi pemasangan bronjong.

“Anggaran desa sepertinya belum mampu, karena fokusnya bukan ke penanganan bencana,” jelasnya.

Pihak desa, kata Wayan, memang sudah berusaha mengajukan ke pemerintah kabupaten, tapi belum ada kelanjutan nyata.

Warga berharap pemerintah kabupaten segera menindaklanjuti usulan bronjong agar banjir tidak mengulang kerusakan.

Baca juga: 250 Geobag Dipasang, BPBD Parimo Pastikan Warga Balinggi Jati Aman dari Banjir Susulan

Menurut I Wayan Budi Harsana, bronjong bisa dipasang sepanjang 300 meter di kanan-kiri tikungan perbatasan dengan Desa Balinggi.

Langkah ini dianggap strategis untuk melindungi dua dusun yang rawan terendam banjir setiap musim hujan.

Dia menegaskan, pemasangan bronjong penting untuk keamanan sawah dan rumah warga, sekaligus mengurangi risiko gagal panen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved