Gempa Palu 3 September
Gempa 5,0 SR Guncang Parimo, Siswa SDN Inpres 2 Bantaya Panik dan Berhamburan
Sejumlah siswa tampak saling menenangkan, sebab beberapa di antaranya menangis ketakutan.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIMO – Suasana panik melanda SDN Inpres 2 Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah usai gempa 5,0 SR mengguncang wilayah tersebut, Rabu (3/9/2025) pagi.
Guncangan yang terjadi sekitar pukul 08.00 WITA membuat siswa berhamburan keluar kelas.
Sejumlah siswa tampak saling menenangkan, sebab beberapa di antaranya menangis ketakutan.
Kepala SDN Inpres 2 Bantaya, Abdullah, segera mengambil alih kendali di lapangan.
Baca juga: Wali Kota Palu Akui Minim Sosialisasi Soal Kenaikan PBB-P2
Menggunakan pengeras suara, ia mengarahkan siswa untuk berkumpul di halaman sekolah.
“Cari tempat aman, sebelah sini,” teriak Abdullah sambil menenangkan para siswa.
Guru-guru juga membantu menuntun siswa agar tidak kembali ke ruang kelas.
Langkah itu diambil untuk menghindari risiko bila terjadi gempa susulan.
“Yang penting anak-anak tidak berada di bawah bangunan,” jelasnya.
Baca juga: Wali Kota Palu Janji Siapkan Shelter Ojol Lengkap dengan Wifi Gratis
Dalam video yang direkam salah seorang guru, suasana panik siswa terlihat jelas.
Siswa berlari menuju halaman, sementara guru berusaha menjaga ketertiban.
Tak lama berselang, orang tua mulai berdatangan ke sekolah.
| BPBD Parigi Moutong Catat Kerusakan Ringan Pascagempa 5,0 SR, Lima Kali Gempa Susulan |
|
|---|
| Pasien RSUD Anuntaloko Parigi Dievakuasi ke Teras Rumah Sakit saat Gempa 5,0 SR |
|
|---|
| Gempa 5,0 SR Guncang Parigi Moutong, Sekolah Pulangkan Siswa |
|
|---|
| BMKG Catat Enam Kali Gempa Susulan Usai Guncangan 4,8 Magnitudo di Parigi Moutong |
|
|---|
| Gempa 5,0 SR Guncang Parigi Moutong, BPBD Imbau Warga Tetap Tenang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000192564jpg.jpg)