Kamis, 21 Mei 2026

Gempa Palu 3 September

Gempa 5,0 SR Guncang Parimo, Siswa SDN Inpres 2 Bantaya Panik dan Berhamburan

Sejumlah siswa tampak saling menenangkan, sebab beberapa di antaranya menangis ketakutan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
HANDOVER
Suasana panik melanda SDN Inpres 2 Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah usai gempa 5,0 SR mengguncang wilayah tersebut, Rabu (3/9/2025) pagi. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO – Suasana panik melanda SDN Inpres 2 Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah usai gempa 5,0 SR mengguncang wilayah tersebut, Rabu (3/9/2025) pagi.

Guncangan yang terjadi sekitar pukul 08.00 WITA membuat siswa berhamburan keluar kelas.

Sejumlah siswa tampak saling menenangkan, sebab beberapa di antaranya menangis ketakutan.

Kepala SDN Inpres 2 Bantaya, Abdullah, segera mengambil alih kendali di lapangan.

Baca juga: Wali Kota Palu Akui Minim Sosialisasi Soal Kenaikan PBB-P2

Menggunakan pengeras suara, ia mengarahkan siswa untuk berkumpul di halaman sekolah.

“Cari tempat aman, sebelah sini,” teriak Abdullah sambil menenangkan para siswa.

Guru-guru juga membantu menuntun siswa agar tidak kembali ke ruang kelas.

Langkah itu diambil untuk menghindari risiko bila terjadi gempa susulan.

“Yang penting anak-anak tidak berada di bawah bangunan,” jelasnya.

Baca juga: Wali Kota Palu Janji Siapkan Shelter Ojol Lengkap dengan Wifi Gratis

Dalam video yang direkam salah seorang guru, suasana panik siswa terlihat jelas.

Siswa berlari menuju halaman, sementara guru berusaha menjaga ketertiban.

Tak lama berselang, orang tua mulai berdatangan ke sekolah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved