Banggai Hari Ini
Hutan Kota Unismuh Luwuk, Penyerap Karbondioksida dan Peneduh
Kampus II Unismuh Luwuk di atas bukit Desa Boyou, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Penulis: Alisan | Editor: Regina Goldie
Rektor Unismuh Luwuk, Sutrisno K Djawa mengatakan, kala itu diproyesikan menjadi hutan kota.
"Kita dapat juara waktu itu," terangnya.
Penghargaan diperoleh karena Unismuh Luwuk dinilai berhasil.
Kampus telaten merawat sampai tumbuh menjadi besar.
"Dari beberapa percontohan, kita sukses," tuturnya.
Selain penyejuk, daun-daun mahoni dan trembesi telah menutupi tanah.
Hancur, diuraikan alam dan menjadi pupuk alami.
Baca juga: Ketua DPD Pertuni Sulteng : Kegiatan untuk Perkenalkan Potensi Disabilitas Netra
Merujuk penelitian Endes N Dahlan berjudul Jumlah Emisi Gas CO2 Dan Pemilihan Jenis Tanaman Berdaya Rosot Sangat Tinggi: Studi Kasus di Kota Bogor, mahoni dan trembesi menyerap karbondioksida.
Disebutkan, setiap pohon mahoni menyerap 295,73 kilogram per tahun.
Pohon bernama latin Swietenia mahagoni ini masuk klasifikasi daya rosot tinggi.
Setiap trembesi atau Samanea saman menyerap 28.488,39 kgper tahun dengan klasifikasi daya rosot ekstra tinggi.
Penelitian Endes terbit di jurnal ilmiah Media Konservasi Volume 13 Nomor 2, Agustus 2008. (*)
| UPP Luwuk Jelaskan Penyebab Peti Kemas Berpindah ke Pelabuhan Tangkiang |
|
|---|
| TKBM Teluk Lalong Minta Dua Kapal Peti Kemas Bongkar Muat di Pelabuhan Luwuk |
|
|---|
| Hujan Sejak Pagi, Desa Balaang di Banggai Dilanda Banjir |
|
|---|
| Soroti Ketenagakerjaan, Buruh Adukan 22 Perusahaan Nikel di DPRD Banggai |
|
|---|
| Penertiban PKB di Banggai, Motor sampai Truk Putar Balik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000120473jpg.jpg)