Rabu, 20 Mei 2026

Banggai Hari Ini

Hutan Kota Unismuh Luwuk, Penyerap Karbondioksida dan Peneduh

Kampus II Unismuh Luwuk di atas bukit Desa Boyou, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. 

Tayang:
Penulis: Alisan | Editor: Regina Goldie
ALISAN / TRIBUNPALU.COM
Hutan Kota Unismuh Luwuk di Desa Boyou, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. (ALISAN/TRIBUNPALU.COM) 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Gesekan daun perlahan terdengar ketika roda motor menaklukan jalan tanjakan menuju Kampus II Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk

Suara khas alam ini, bersumber dari jejeran pohon mahoni dan trembesi. 

Teduh. Matahari menusuk di sela-sela cabang dan daun.  

Birunya teluk Peling baru terlihat ketika melangkah ke tanah lapang. 

Kampus II Unismuh Luwuk di atas bukit Desa Boyou, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah

Baca juga: Perkuat Moderasi Beragama, FKUB Sulteng Gelar Ngopi Kerukunan di Warkop K2 Palu

Berdiri di antara pepohonan, suhu lumayan sejuk. 

Burung telah membuat rumah di cabang kekar mahoni dan trembesi.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unismuh Luwuk, Farid Haluti, menuturkan, usia pohon sekitar 13 tahun. 

"Saya ingat di periode pertama jadi rektor," tuturnya, belum lama ini. 

Total 1.200 pohon berdiri ditanam saat itu.

Kerja sama Unismuh Luwuk dan instansi Pemkab Banggai

"Waktu itu dinas kehutaan belum ditarik ke provinsi," tuturnya.

Baca juga: YPPIMM-NI Fokus Bangun Kepemimpinan Berintegritas Lewat Muswil ke-IV

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved