Sigi Hari Ini
Bupati Sigi Bahas Penguatan Pembangunan Berkelanjutan Bersama Menteri LHK
Selain pemerintah daerah, perwakilan investor dari Light Build turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, JAKARTA – Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae bersama jajaran DPRD Kabupaten Sigi dan perangkat daerah menggelar pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup di Jakarta.
Pertemuan tersebut membahas agenda pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sigi, khususnya pada sektor lingkungan hidup, pertanian, dan pariwisata.
Dalam kesempatan itu, Bupati Rizal menyampaikan sejumlah poin penting. Di antaranya, Kabupaten Sigi memiliki kawasan Taman Nasional seluas sekitar 5.196,02 kilometer persegi serta wilayah di luar taman nasional yang juga membutuhkan perhatian pemerintah pusat.
Baca juga: Bupati Sigi Bahas Penguatan Pembangunan Berkelanjutan Bersama Menteri LHK
“Fokus pembangunan daerah diarahkan pada pertanian ramah lingkungan, pengembangan pariwisata, dan perlindungan lingkungan hidup,” kata Rizal. Kamis (11/9/2025)
Ia juga meminta dukungan regulasi dari Kementerian Lingkungan Hidup, terutama terkait mekanisme penghitungan dan penilaian emisi karbon di sektor pertanian.
Saat ini, Pemkab Sigi tengah melaksanakan program cetak sawah baru seluas kurang lebih 4.000 hektare dan mengembangkan inisiatif Merah Putih Green/Blue (MBG) di 10 titik.
Selain pemerintah daerah, perwakilan investor dari Light Build turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Perusahaan yang telah berinvestasi di Indonesia lebih dari 10 tahun itu menyatakan komitmen untuk menambah investasi sekitar 30 juta Euro dalam lima tahun ke depan, apabila regulasi carbon credit berjalan dengan jelas.
Baca juga: Lewat Pemutakhiran Data, Sekda Sigi Gelorakan Gerakan Taat Pajak untuk Pembangunan
Menanggapi hal itu, Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan apresiasi atas langkah yang ditempuh Pemkab Sigi bersama mitra.
Ia menegaskan Indonesia telah memiliki tiga skema carbon credit yang diakui, yakni Gold Standard, Plan Vivo, dan GCC.
Menteri juga menekankan, setiap kerja sama karbon harus melalui mekanisme Mutual Agreement (MLA) sesuai Paris Agreement Pasal 6.4, serta mengikuti sertifikasi resmi baik nasional maupun internasional.
Sementara untuk karbon yang diperdagangkan ke luar negeri, diperlukan Correspondent Adjustment sebagai otorisasi resmi pemerintah.
Baca juga: Moh. Safri Daisoru Resmi Dilantik sebagai Anggota DPRD Buol Gantikan Almarhum Suparmin
Pada akhir pertemuan, seluruh pihak sepakat untuk melanjutkan koordinasi teknis serta menyusun perjanjian bersama (MLA).
Hal ini dilakukan guna memastikan pembangunan di Kabupaten Sigi tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)
Kabupaten Sigi
Bupati Sigi
Mohamad Rizal Intjenae
Menteri Lingkungan Hidup
Rizal
Bupati Rizal
Merah Putih Green/Blue (MBG)
| Desa Mataue Sigi Terisolasi, Jembatan Penghubung Antar Dusun Putus Karena Sungai Meluap |
|
|---|
| Yayasan Mombine Pakaroso Segera Diresmikan, Perkuat Peran Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Sigi |
|
|---|
| Terpilih Aklamasi, Jamaluddin L Nusu Fokus Pengembangan Atlet dan Penguatan Perbakin Sigi |
|
|---|
| DWP Sigi Gelar Syiar Sigi Religi, Perkuat Silaturahmi dan Nilai Spiritual Anggota |
|
|---|
| 5 Koperasi Merah Putih di Sigi Sudah Beroperasi, 56 Lainnya Masih Dibangun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Bupati-Sigi-Bahas-Penguatan-Pembangunan-Berkelanjutan-Bersama-Menteri-LHK.jpg)