Senin, 13 April 2026

Sigi Hari Ini

KAHMI Sulteng Soroti Bonus Demografi dan Pentingnya Lapangan Kerja Baru

Generasi Z kini tumbuh pesat bahkan mulai menggeser dominasi Generasi Milenial. Karena itu, peran Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Andika/TribunPalu
RAPAT KERJA WILAYAH - Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menilai bonus demografi Indonesia hadir lebih cepat dari perkiraan sejumlah pakar. 

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menilai bonus demografi Indonesia hadir lebih cepat dari perkiraan sejumlah pakar.

“Bonus demografi lebih cepat hadir dan lebih awal dari yang diperkirakan,” ujar pengurus MN KAHMI, Farid Djafar Nazar, saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) KAHMI Sulawesi Tengah di Kabupaten Sigi, Sabtu (27/9/2025).

Baca juga: Bupati Sigi Buka Lomba Sapi Gerobak: Dorong Peternakan dan Pariwisata

Menurut Farid, bonus demografi semula diperkirakan terjadi pada 2030 dengan puncaknya di 2040. Namun, kondisi tersebut kini sudah terlihat di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tengah.

“Gambaran awal bisa kita lihat dari ramainya pengunjung kafe dan restoran di Kota Palu dan sekitarnya. Sejak petang hingga malam hari, anak muda usia 16–25 tahun mendominasi,” jelasnya.

Ia menegaskan, Generasi Z kini tumbuh pesat bahkan mulai menggeser dominasi Generasi Milenial. Karena itu, peran Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Dalam melakukan kaderisasi sangat penting, sementara KAHMI bertugas memastikan proses kaderisasi tetap berjalan.

Baca juga: Bupati Sigi: Gagasan KAHMI dan Lembaga Swadaya Bantu Wujudkan Pembangunan Daerah

Rakerwil KAHMI Sulawesi Tengah untuk masa bakti 2025–2030 diikuti pengurus Majelis Daerah (MD) KAHMI dari 13 kabupaten dan kota se-Sulteng. 

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan jalan sehat dalam rangka Milad ke-59 KAHMI.

Sementara itu, Ketua KAHMI Sulteng Andi Mulhanan Tombolotutu menekankan pentingnya peran kader dan alumni HMI dalam membuka lapangan pekerjaan di tengah kondisi bonus demografi.

Baca juga: Benarkah Gaji PPPK Paruh Waktu Bisa Naik Setelah Dua Tahun Kerja? Simak Penjelasannya

“Saat ini bonus demografi Indonesia telah mencapai 70 persen usia produktif dari total 283 juta penduduk pada 2024. Jangan sampai usia produktif tapi tidak produktif, karena justru akan menjadi beban negara,” tegasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved