Tojo Una una Hari Ini
Polres Touna Dukung Seminar Nasional PJS, Tegaskan Komitmen Perangi Wartawan Gadungan
Iptu Martono menambahkan, Kapolres menekankan bahwa wartawan yang profesional adalah mitra strategis Polri.
Penulis: Supriyanto | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, TOUNA - Polres Tojo Una-una menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung upaya peningkatan profesionalisme pers dan pemberantasan praktik "wartawan gadungan".
Hal ini terlihat dari kehadiran sejumlah pejabat utama Polres Touna dalam kegiatan Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Seminar Nasional & Muscab I DPC PJS Tojo Una-Una yang berlangsung di Marina Cottages Ampana, Rabu (01/10/2025).
Seminar itu berlangsung sekitar pukul 09.20 Wita.
Baca juga: Ketua DPRD Alfres Tonggiroh Gotong Royong Perbaiki Saluran Irigasi di Desa Tanalanto Parimo
Acara yang mengusung tema "Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah dan Publik dalam Mengahadapi Wartawan Gadungan" ini dihadiri langsung oleh Kasat Intelkam AKP Adhitya Meideski, Kasat Reskrim Iptu Syarif, serta Kasi Humas Iptu Martono.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah mengenai kriteria wartawan yang sah dan profesional, serta cara yang tepat dalam menghadapi oknum yang mengaku sebagai wartawan (wartawan gadungan).
Menanggapi kegiatan penting ini, Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya, melalui Kasie Humas Iptu Martono, menyatakan apresiasi dan dukungan penuh kepolisian.
Baca juga: Gandeng Gramedia Palu, Balai Bahasa Sulteng Gelar Uji Keterbacaan
"Bapak Kapolres sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan seminar dan Muscab PJS ini, terutama dengan tema yang diangkat. Kehadiran kami merupakan bentuk nyata sinergitas Polres Tojo Una-Una dengan insan pers yang profesional," ujar Iptu Martono.
"Kami berharap, melalui edukasi ini, aparatur pemerintah dan masyarakat dapat membedakan mana wartawan yang benar-benar menjunjung kode etik dan mana oknum yang hanya memanfaatkan profesi luhur ini untuk kepentingan pribadi," lanjutnya.
Iptu Martono menambahkan, Kapolres menekankan bahwa wartawan yang profesional adalah mitra strategis Polri.
Apabila ada oknum yang melakukan pemerasan atau tindak pidana lain dengan mengatasnamakan pers, kami siap menindak tegas sesuai hukum yang berlaku, namun jika terkait karya jurnalistik, tentu penyelesaiannya akan mengacu pada Undang-Undang Pers," tegasnya.
Baca juga: 25 Santri Sulteng Diberangkatkan, Siap Bawa Misi Mulia di Ajang MQK Internasional
Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh penting lainnya, termasuk Ketua Umum DPP PJS Ahli Pers Dewan Pers Mahmud Marhaba dan Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu didampingi Wakil Bupati Surya.(*)
Kabupaten Poso
Sulawesi Tengah
AKBP Yanna Djayawidya
AKP Adhitya Meideski
Polres Tojo Una-una
Polres Touna
Iptu Martono
| SHI Sulteng dan Petani Datangi DPRD Touna, Tuntut Pengembalian 257 Sertifikat Tanah yang Disita |
|
|---|
| Disnakertrans Sulteng Kebut Sertifikasi 260 Bidang Tanah Transmigrasi di Tojo Una-una |
|
|---|
| Festival Maleo di Tojo Una-una, Upaya Pelestarian Alam dan Budaya Berkelanjutan |
|
|---|
| Nelayan 20 Tahun Hilang Saat Memancing di Perairan Bailo Tojo Unauna, Tim SAR Lanjutkan Pencarian |
|
|---|
| Soroti Blunder Hukum KPH, Aktivis Duga Potensi Pemutihan Sawit Ilegal di Tojo Una-una |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Polres-Touna-Dukung-Seminar-Nasional-PJS-Tegaskan-Komitmen-Perangi-Wartawan-Gadungan.jpg)