Rabu, 22 April 2026

Sulteng Hari Ini

Masjid Raya Baitul Khairaat di Kota Palu Terima 2 Rekor Muri

Kubah utama masjid ini memiliki diameter mencapai 90 meter, menjadikannya yang terbesar di Indonesia saat ini.

|
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
HANDOVER
REKOR MURI - Masjid Raya Baitul Khairaat Kota Palu meraih dua rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Penghargaan diserahkan Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, kepada Kepala Dinas Cikasda Sulteng Andi Ruly Djanggola, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah. 

TRIBUNPALU.COM - Masjid Raya Baitul Khairaat Kota Palu kembali mencatat sejarah baru. 

Pembangunan masjid kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah itu resmi meraih dua rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

Penyerahan sertifikat rekor berlangsung di Kantor MURI, Jakarta, Selasa (15/10/2025). 

Penghargaan diserahkan Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, kepada Kepala Dinas Cikasda Sulteng Andi Ruly Djanggola, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.

Adapun dua rekor yang berhasil diraih Masjid Raya Baitul Khairaat masing-masing adalah:

1. Kubah terbesar di Indonesia dengan diameter 90 meter.

2. Menara dengan jam analog terbesar di Indonesia berdiameter 19,3 meter.

“Masjid Raya Baitul Khairaat akan menerima dua sertifikat dari MURI. Pertama untuk kubah terbesar se-Indonesia, dan kedua untuk jam terbesar di Indonesia, yang juga menempati posisi kelima terbesar di dunia,” ujar Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Ruly Djanggola.

Baca juga: Wujudkan Pengelolaan Tanah Sinergis Berkeadilan, Menteri Nusron Paparkan 4 Pilar Filosofi Pertanahan

Selain dua rekor tersebut, masjid ini juga memiliki sejumlah keunikan simbolik, di antaranya 99 ornamen jendela yang melambangkan Asmaul Husna, serta menara kembar setinggi 66,66 meter yang merefleksikan 6.666 tema dalam Alquran. 

Sementara tinggi bangunan utama 30 meter menggambarkan 30 juz Alquran.

“Fakta-fakta ini menunjukkan kekayaan nilai filosofis dari bangunan Masjid Raya Baitul Khairaat,” ujar Yusuf Ngadri dalam sambutannya. 

Ia menyampaikan penghargaan dari MURI atas karya arsitektur monumental tersebut.

Penyerahan Rekor Muri semula akan digelar 20 Oktober 2025 di Aula Masjid Raya Baitul Khairaat

Namun, karena proses serah terima hasil pekerjaan baru dijadwalkan pada 15 November 2025, penyerahan penghargaan dipindahkan ke Kantor MURI di Jakarta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved