Minggu, 26 April 2026

Tolitoli Hari Ini

Dugaan Kasus Pembunuhan di Tolitoli Sulteng: Tiga Terduga Dilepas, Keluarga Korban Protes

Kasus dugaan pembunuhan terhadap Aryanto Kasukung sebelumnya terjadi di sebuah Kawasan Hutan Bakau di Kecamatan Ogodeide Kabupaten Tolitoli.

Penulis: Supriyanto | Editor: Fadhila Amalia
Handover
KASUS KEMATIAN - Pendamping Hukum keluarga almarhum Aryanto Kasukung, Dwi Oknerison menilai penanganan kasus dugaan pembunuhan terhadap Aryanto di Kabupaten Tolitoli tidak dilakukan secara profesional oleh pihak kepolisian. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, TOLITOLI - Penanganan kasus dugaan pembunuhan terhadap salah satu warga Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Aryanto Kasukung, menuai sorotan. 

Pendamping hukum keluarga korban, Dwi Oknerison, mempertanyakan profesionalisme Polres Tolitoli dalam mengusut kasus tersebut.

Menurut Dwi, sejak tiga orang yang sempat diamankan sebagai terduga pelaku dibebaskan kembali, tidak ada kejelasan atau pemberitahuan resmi yang diberikan kepada pihak keluarga maupun kuasa hukum.

Baca juga: Ammar Zoni Curhat Lewat Surat ke Ustaz Derry, Bantah Tuduhan Bandar Narkoba, Ngaku Difitnah

Ia mengaku sudah mencoba menghubungi penyidik, namun tidak mendapat tanggapan.

“Saya sudah tanyakan langsung ke Kanit di Polres Tolitoli, tapi sampai sekarang tidak ada respon. Ini membuat kami mempertanyakan keseriusan dan profesionalisme mereka,” kata Dwi melalui sambungan telepon, Kamis (16/10/2025).

Dwi mengungkapkan bahwa pada awalnya, keterangan saksi menyebutkan jelas bahwa ketiga terduga pelaku turut bersama korban ke laut dan melakukan aksi penganiayaan hingga menyebabkan kematian Aryanto.

Namun, setelah ditangkap, keterangan saksi mendadak berubah.

Baca juga: Atlet IPSI Kota Palu Siap Harumkan Daerah di Kejurnas Wali Kota Cup Gorontalo

“Kalau mau melanjutkan proses hukum, seharusnya tetap jalan. Sudah ada keterangan awal yang kuat. Bahkan, salah satu saksi menyebut bahwa yang menjadi otak pembunuhan adalah kerabatnya sendiri yang mengajak dua orang lainnya,” tegasnya.

Ia juga membeberkan kronologi awal kejadian.

Saat itu, korban pamit kepada keluarga untuk memanah ikan di laut. 

Tak lama kemudian, tiga orang yang disebut-sebut sebagai pelaku menyusul ke lokasi yang sama.

Dari keterangan saksi, lanjut Dwi, korban sempat singgah di rumah salah satu terduga pelaku sebelum akhirnya dianiaya di lokasi Hutan Bakau

Penganiayaan disebut berlangsung selama hampir satu jam.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Jumat 17 Oktober 2025, Emas Antam Terus Meroket, 1 Gram Dihargai Rp 2,485,000

“Setelah kejadian, ketiganya sepakat untuk tidak mengaku jika ditanya polisi. Tapi yang kami sesalkan, saat mereka dijemput dan dibawa ke Polres, penyidikan justru mandek karena saksi ubah keterangan,” ungkap Dwi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved