Minggu, 19 April 2026

Pria Ditemukan Tewas di Palu

Polisi Selidiki Kematian Pria di Palupi Kota Palu, Ada Luka di Pelipis dan Memar di Mata

Petugas segera mengamankan lokasi, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian.

|
Editor: Fadhila Amalia
Humas Polresta Palu
PRIA DITEMUKAN TAK BERNYAWA - Seorang pria berinisial AS (52) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jl Padat Karya, RT 03/RW 05, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 19.10 WITA. 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Seorang pria berinisial AS (52) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jl Padat Karya, RT 03/RW 05, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, pada Minggu (19/10/2025) pukul 19.10 Wita.

Korban pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, SS (51), yang datang berkunjung bersama istrinya, AM (48).

Saat tiba, mereka mendapati rumah dalam kondisi gelap akibat mati listrik dan pintu terbuka.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Ditemukan Telungkup di Ruang Tamu, Pria di Kota Palu Diduga Tewas Tak Wajar

Ketika masuk ke ruang tamu, SS menemukan sang kakak dalam posisi telungkup di lantai dan sudah tidak bernyawa.

Kapolsek Palu Selatan, AKP Muhammad Kasim membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 19.30 WITA dan langsung menuju lokasi bersama piket fungsi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar AKP Kasim.

Petugas segera mengamankan lokasi, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian.

Baca juga: Hasil Liverpool vs Man United: Mbeumo Rekor, Arsenal Kedinginan di Puncak Klasemen Premiere League

Salah satu saksi, KS (28), mengaku sempat bertemu korban pada Sabtu sore (18/10/2025).

Dalam pertemuan itu, korban sempat menyampaikan kegelisahannya dan bertanya apakah saksi mendengar suara ribut dari arah rumahnya beberapa malam terakhir.

KS juga memperhatikan adanya luka di pelipis kanan dan memar di pelupuk mata kanan korban.

Ketika ditanya, korban mengaku tidak tahu penyebab luka tersebut dan menyatakan bahwa saat bangun tidur, ia mendapati kamar dalam kondisi berantakan.

Baca juga: Polda Sulteng Gelar Patroli Keamanan Jelang Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Tak hanya itu, KS mengungkapkan bahwa pada Kamis malam (16/10/2025) sekitar pukul 22.00 WITA, ia sempat mendengar suara perempuan minta tolong dari arah rumah korban, namun tidak berani mendekat.

Sekitar pukul 21.10 WITA, jenazah AS dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Sulteng menggunakan ambulans untuk dilakukan proses visum et repertum (VER).

Kapolresta Palu, Kombes Pol Deny Abrahams mengonfirmasi bahwa penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya tengah menunggu hasil visum guna memastikan penyebab kematian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Tim Inafis bersama penyidik akan bekerja profesional, transparan, dan menyeluruh untuk mengungkap kasus ini,” jelas Kapolresta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved