Jumat, 24 April 2026

Morowali Hari Ini

Bansos Pancaroba di Morowali Cair 2026, Tiap Nelayan Terima Satu Jutaan Selama 3 Bulan

Program tersebut merupakan inisiatif langsung dari Bupati Morowali untuk memberikan perlindungan ekonomi bagi Nelayan

|
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: mahyuddin
ISMET/TRIBUNPALU.COM
BANSOS PANCAROBA - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Morowali Fajar kepada Tribunpalu.com di ruang kerjanya, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Sulawesi Tengah, Selasa (21/10/2025). 

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNAPALU.COM, MOROWALI – Pemerintah Kabupaten Morowali di bawah kepemimpinan Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf, terus memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya Nelayan di wilayah kepulauan. 

Langkah strategis yang akan direalisasikan pada tahun 2026 adalah Program Bantuan Sosial (Bansos) Pancaroba, yang dirancang untuk membantu nelayan menghadapi masa peralihan musim. 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Morowali Fajar kepada Tribunpalu.com di ruang kerjanya, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Sulawesi Tengah, Selasa (21/10/2025).

Fajar menjelaskan, Bansos Pancaroba merupakan inisiatif Bupati Morowali untuk memberikan perlindungan ekonomi bagi Nelayan saat musim pancaroba, di mana aktivitas melaut kerap terkendala cuaca ekstrem.

“Program Bansos Pancaroba ini merupakan gagasan Bapak Bupati Morowali, khususnya untuk wilayah kepulauan. Insyaallah akan mulai dijalankan pada tahun 2026,” ujar Kadis DKP Morowali.

Baca juga: Morowali Siap Wujudkan Hilirisasi Perikanan, Dukung Program Kampung Merah Putih

Menurut Fajar, pihaknya saat ini tengah memantapkan data penerima manfaat agar program berjalan tepat sasaran. 

Selain itu, proses penyaluran Bansos Pancaroba terintegrasi Dinas Sosial Morowali.

“Kami dari Dinas Perikanan sedang memantapkan datanya, dan pembayarannya nanti akan melalui Dinas Sosial. Saat ini kami juga sedang menyusun regulasi pendukung seperti Peraturan Bupati, Peraturan Daerah, dan dokumen teknis lainnya,” jelas Fajar.

Bansos Pancaroba tidak hanya bersifat bantuan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pesisir yang terdampak kondisi alam.  

“Bansos ini penting karena saat pancaroba, banyak nelayan tidak bisa melaut. Jadi pemerintah hadir untuk memberikan perlindungan dan jaminan keberlanjutan ekonomi mereka,” kata Fajar menambahkan.

Baca juga: Ketua DPRD Morowali Herdianto Marsuki Ajak Desa Matangkan Perencanaan Wisata

Ia juga memastikan program tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Diketahui, Bansos Pancaroba menyasar lebih dari 5.000 Kepala Keluarga (KK) Nelayan yang datanya telah divalidasi.

Estimasinya, setiap Nelayan menerima di atas Rp1 juta selama tiga bulan.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved