Sulteng Hari Ini
Peningkatan Gempa di Sulawesi Tengah, BMKG Fokus Pemantauan di Sesar Palu-Koro dan Poso
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat sekitar 3.500 aktivitas gempa.
TRIBUNPALU.COM, PALU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi kenaikan aktivitas kegempaan di Sulawesi Tengah sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Stasiun BMKG Geofisika Palu, Sujabar, mengungkapkan jumlah gempa bumi yang tercatat di Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 4.120 kejadian.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat sekitar 3.500 aktivitas gempa.
“Kalau total aktivitas kegempaan di Sulawesi Tengah selama 2025 itu sekitar 4.120 kejadian,” kata Sujabar saat ditemui di Ruang Kerjanya, di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Jumat (2/1/2026) sore.
Berdasarkan data BMKG, peningkatan jumlah gempa dari tahun 2024 ke 2025 tersebut mencapai 17,71 persen.
Baca juga: Polres Sigi Amankan 338 Gram Sabu dan 623 Gram Tembakau Gorilla Sepanjang 2025
Dari total gempa yang terjadi sepanjang 2025, BMKG mencatat sebanyak 58 gempa dirasakan oleh masyarakat, baik yang menimbulkan kerusakan maupun tidak.
Sujabar menjelaskan, secara rata-rata aktivitas gempa di wilayah Sulawesi Tengah terjadi lebih dari 300 kejadian setiap bulan.
“Untuk gempa yang dirasakan, baik sampai menimbulkan kerusakan maupun tidak, itu tercatat sekitar 58 kejadian,” ujarnya.
BMKG juga mencatat, sebaran gempa sepanjang 2025 banyak terkonsentrasi di sepanjang Sesar Palu-Koro dan Sesar Poso yang menunjukkan aktivitas cukup signifikan.
Menurut Sujabar, kedua sesar tersebut menjadi sumber utama aktivitas kegempaan di Sulawesi Tengah selama tahun berjalan.
“Terutama konsentrasinya di Sesar Palu-Koro, dan juga Sesar Poso yang cukup aktif di tahun 2025,” katanya.
Meski terjadi peningkatan jumlah gempa, Sujabar menegaskan kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan perubahan kondisi geologi yang drastis.
Ia menjelaskan, salah satu faktor yang memengaruhi meningkatnya jumlah gempa tercatat adalah penambahan jaringan alat deteksi gempa di Sulawesi Tengah.
Baca juga: Sepanjang 2025, BMKG Catat 4.120 Gempa Guncang Sulawesi Tengah
Pada 2024, BMKG mengoperasikan sekitar 25 alat seismograf, sementara pada 2025 jumlahnya bertambah menjadi 36 alat, sehingga gempa bermagnitudo kecil kini dapat terdeteksi dan dianalisis.
| AJI Palu Kecam Eks Direktur RSUD Undata Diduga Intimidasi Wartawan, Minta Evaluasi Pejabat |
|
|---|
| Dukungan DPW PKB Menguat, H Nanang Nyatakan Siap Bertarung di Pilkada Palu 2029 |
|
|---|
| PKB Sulteng Incar Satu Kursi DPR RI dan Minimal Satu Kursi Tiap Dapil |
|
|---|
| Panaskan Mesin Partai, PKB Sulteng Mulai Konsolidasi dan Rekrut Caleg Lebih Awal |
|
|---|
| UKK PKB Sulteng Masuk Tahap Final, Hasil Diumumkan Akhir Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1001013358jpgasa.jpg)