Sulteng Hari Ini
Kadis P2KB Sulteng Siapkan Program 100 Hari Kerja, Fokus Tekan Kemiskinan dan Stunting
Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas P2KB berfokus dan beriringan dengan Program Berani Sehat.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Tengah, drg Herry Mulyadi, menegaskan komitmennya untuk segera menjalankan program kerja 100 hari sesuai arahan Gubernur Sulawesi Tengah.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tengah menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dilantik agar menyusun program 100 hari kerja.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas P2KB berfokus dan beriringan dengan Program Berani Sehat.
“P2KB ini akan membuat langkah sesuai arahan Bapak Gubernur, yaitu Berani Sehat. Jadi kami akan berjalan seiring dengan program tersebut,” ujar drg Herry Mulyadi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/1/2026).
Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan meluncurkan sejumlah program inovasi dengan pendekatan berbeda dari sebelumnya.
Dinas P2KB, kata dia, tidak lagi hanya mengandalkan kegiatan sosialisasi, tetapi akan langsung turun ke lapangan.
“Ada program inovasi yang akan kami lakukan dalam waktu dekat. Saya sudah berkoordinasi dengan para kepala bidang. Kami akan turun langsung ke lapangan bersama dua kabid untuk melakukan penetrasi langsung ke bawah,” jelasnya.
Menurut Herry, langkah turun langsung ke masyarakat bertujuan agar intervensi yang dilakukan berbasis data dan tepat sasaran, khususnya terkait kemiskinan dan stunting.
Baca juga: Mantikulore Jadi Kecamatan dengan Pengguna Narkoba Terbanyak di Kota Palu 2025
“Kami mengurangi kegiatan sosialisasi yang bersifat seremonial. Insya Allah kami membawa data-data yang berkaitan dengan kemiskinan dan stunting agar penanganannya lebih terukur,” katanya.
Ia menegaskan, ada dua fokus utama Dinas P2KB saat ini, yakni pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, pihaknya berkomitmen memaksimalkan sumber daya yang ada.
“Dengan anggaran yang terbatas, kami harus maksimal. Tidak memikirkan besar kecilnya anggaran, tetapi bagaimana peran kami melayani masyarakat,” tegas mantan Direktur RSUD Undata Palu tersebut.
Selain itu, Dinas P2KB tidak akan bekerja sendiri.
| Temui Prof Zainal Abidin, Kakanwil Kemenag Sulteng Bahas Penguatan Sinergi FKUB |
|
|---|
| Polda Sulteng Terjunkan Tim Investigasi Usut Pembakaran Kantor PT RCP di Morowali |
|
|---|
| Upacara Pedang Pora Warnai Purna Bhakti Kombes Pol Slamet Riyadi di Polda Sulteng |
|
|---|
| Komnas HAM Sulteng Nilai Penahanan Aktivis Lingkungan di Morowali Bermasalah |
|
|---|
| Dinilai Tak Prosedural, Komnas HAM Sulteng Soroti Penahanan Aktivis Lingkungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/IMG_8942jpegASA.jpg)