Sulteng Hari Ini
Dinas P2KB Sulawesi Tengah Turun Langsung ke Lapangan untuk Program Inovasi Berani Sehat
Ini sebagai komitmennya untuk segera menjalankan program kerja 100 hari sesuai arahan Gubernur Sulawesi Tengah.
TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Tengah, drg Herry Mulyadi, menegaskan tak lagi hanya mengandalkan kegiatan sosialisasi, tetapi akan langsung turun ke lapangan.
“Ada program inovasi yang akan kami lakukan dalam waktu dekat. Saya sudah berkoordinasi dengan para kepala bidang. Kami akan turun langsung ke lapangan bersama dua kabid untuk melakukan penetrasi langsung ke bawah,” jelasnya.
Menurut Herry, langkah turun langsung ke masyarakat bertujuan agar intervensi yang dilakukan berbasis data dan tepat sasaran, khususnya terkait kemiskinan dan Stunting.
“Kami mengurangi kegiatan sosialisasi yang bersifat seremonial. Insya Allah kami membawa data-data yang berkaitan dengan kemiskinan dan Stunting agar penanganannya lebih terukur,” katanya.
Ini sebagai komitmennya untuk segera menjalankan program kerja 100 hari sesuai arahan Gubernur Sulawesi Tengah.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tengah menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dilantik agar menyusun program 100 hari kerja.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas P2KB berfokus dan beriringan dengan Program Berani Sehat.
“P2KB ini akan membuat langkah sesuai arahan Bapak Gubernur, yaitu Berani Sehat. Jadi kami akan berjalan seiring dengan program tersebut,” ujar drg Herry Mulyadi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/1/2026).
Baca juga: Kadis P2KB Sulteng Siapkan Program 100 Hari Kerja, Fokus Tekan Kemiskinan dan Stunting
Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan meluncurkan sejumlah program inovasi dengan pendekatan berbeda dari sebelumnya.
Ia menegaskan, ada dua fokus utama Dinas P2KB saat ini, yakni pengentasan kemiskinan dan penurunan angka Stunting.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, pihaknya berkomitmen memaksimalkan sumber daya yang ada.
“Dengan anggaran yang terbatas, kami harus maksimal. Tidak memikirkan besar kecilnya anggaran, tetapi bagaimana peran kami melayani masyarakat,” tegas mantan Direktur RSUD Undata Palu tersebut.
Selain itu, Dinas P2KB tidak akan bekerja sendiri.
Herry memastikan pihaknya akan melibatkan berbagai pihak eksternal, termasuk sektor swasta, dalam mendukung program-program pelayanan kepada masyarakat miskin.
Sebagai langkah awal, Herry Mulyadi mengaku telah menggelar rapat internal bersama sekretaris, kepala bidang, dan para kepala subbagian untuk mematangkan rencana kerja 100 hari.
Diketahui, Kantor Dinas P2KB Provinsi Sulawesi Tengah berlokasi di Jalan Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.(*)
| Resah Peredaran Narkoba di Wilayahnya, Kades Kaleroang Minta Pemda Lakukan Penanganan Cepat |
|
|---|
| Paralayang Internasional di Sulteng, Atlet dari 6 Negara dan 11 Provinsi Indonesia Berlaga |
|
|---|
| Kejuaraan Paralayang Internasional 2026 Resmi Dibuka, Sulteng Sambut Atlet Internasional |
|
|---|
| Kasus Laporan Ketua FKUB Sulteng Jalan di Tempat, FPN Desak Polda Beri Kepastian Hukum |
|
|---|
| Wagub Sulteng Tegaskan Berani Sehat Bangun Sistem Kesehatan Adil dan Berkualitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/IMG_8941jpegasa.jpg)