Haji 2026
Muchlis Aseng: Kuota PHD 2026 Menyusut Seiring Pengurangan Jemaah Haji
Pada musim haji 2026 Sulawesi Tengah hanya memperoleh kuota 11 Petugas Haji Daerah (PHD).
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Penurunan Kuota PHD: Kuota Petugas Haji Daerah Sulawesi Tengah turun menjadi 11 orang, seiring pengurangan kuota jemaah haji dari 1.993 menjadi 1.753.
- Perubahan Layanan PHD: Setiap kloter akan diisi dua petugas, dengan layanan terbatas pada umum dan kesehatan.
- Seleksi Transparan: Seleksi PHD menggunakan sistem CAT (60 persen) dan wawancara (40 persen ), memastikan petugas terpilih berkualitas.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Tengah, Muchlis Aseng, menyebut kuota Petugas Haji Daerah (PHD) tahun 2026 mengalami penurunan seiring berkurangnya jumlah jemaah haji asal Sulawesi Tengah.
Menurut Muchlis, pada musim haji 2026 Sulawesi Tengah hanya memperoleh kuota 11 Petugas Haji Daerah (PHD).
Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 18 orang.
Baca juga: Seleksi Petugas Haji Daerah di Sulawesi Tengah 2026: 17 Peserta Berebut 11 Kuota
“Penurunan kuota PHD ini sejalan dengan berkurangnya kuota jemaah haji Sulawesi Tengah. Tahun lalu kuota kita 1.993 jemaah, sementara tahun ini berkurang 240 orang menjadi 1.753 jemaah,” ujar Muchlis saat ditemui di sela-sela pelaksanaan seleksi PHD di Asrama Haji Palu, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, pengurangan kuota tersebut berdampak langsung pada jumlah kloter dan layanan PHD.
Jika sebelumnya setiap kloter memiliki tiga layanan, yakni layanan umum, pembimbing ibadah, dan layanan kesehatan, kini hanya tersedia dua layanan, yaitu layanan umum dan layanan kesehatan.
“Setiap kloter diisi dua petugas. Untuk Sulawesi Tengah, tahun ini diperkirakan mendapatkan lima kloter,” jelasnya.
Muchlis juga mengungkapkan, seleksi PHD 2026 dilaksanakan secara transparan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT).
Nilai peserta dapat langsung diketahui setelah ujian selesai dan terhubung langsung dengan sistem pusat.
Selain CAT dengan bobot penilaian 60 persen, penentuan kelulusan juga ditentukan melalui tahapan wawancara pendalaman tugas dengan bobot 40 persen.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Parigi Moutong Sulteng dalam Keadaan Selamat
Ia berharap, petugas yang nantinya dinyatakan lulus dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji selama pelaksanaan ibadah haji.(*)
Sulawesi Tengah
Muchlis Aseng
Computer Assisted Test (CAT)
Asrama Haji Palu
Petugas Haji Daerah (PHD)
Kemenhaj Sulteng
Kecamatan Palu Barat
Kelurahan Lere
Kota Palu
| Pemerintah Pastikan Tidak Ada Visa Haji Furoda Tahun Ini, Waspada Penipuan |
|
|---|
| Pemerintah Turunkan Biaya Haji 2026 Jadi Rp 87,41 Juta |
|
|---|
| Daftar Larangan Barang untuk Jemaah Haji 2026 |
|
|---|
| JCH Sulteng Dominasi Perempuan, 351 Lansia Masuk Prioritas Layanan Haji Tahun 2026 |
|
|---|
| Muchlis Aseng Sebut Konflik AS-Iran Tak Pengaruhi Keberangkatan JCH Sulteng 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Muchlis-Aseng-Kuota-PHD-2026-Menyusut-Seiring-Pengurangan-Jemaah-Haji-Kotak-Masuk.jpg)