Selasa, 28 April 2026

Haji 2026

Petugas Haji Daerah Sulteng 2026 Hanya 11 Orang, Layanan Kloter Berkurang

Muchlis Aseng, mengatakan pengurangan kuota PHD seiring berkurangnya kuota jemaah haji.

|
Editor: Regina Goldie
TribunPalu/Zulfadli
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar ujian seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) tahun anggaran 2026 atau 1447 Hijriah di Aula Asrama Haji Palu, Jl WR Supratman, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Kamis (22/1/2026). (TribunPalu/Zulfadli) 

Ringkasan Berita:
  • Kuota Petugas Haji Daerah (PHD) Sulawesi Tengah untuk tahun 2026 hanya 11 orang, menurun dari 18 orang pada tahun sebelumnya.
  • Penurunan kuota PHD disebabkan oleh berkurangnya kuota jemaah haji Sulawesi Tengah, dari 1.993 orang tahun lalu menjadi 1.753 orang tahun ini.

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat, kuota PHD tahun 2026 hanya sebanyak 11 orang. 

Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 18 orang.

Penurunan kuota jemaah haji Sulawesi Tengah pada musim haji 2026 berdampak langsung pada jumlah Petugas Haji Daerah (PHD) yang akan diberangkatkan.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sulawesi Tengah, Muchlis Aseng, mengatakan pengurangan kuota PHD seiring dengan berkurangnya kuota jemaah haji Sulawesi Tengah.

“Tahun lalu kuota jemaah kita 1.993 orang, kemudian tahun ini berkurang 240 jemaah menjadi 1.753 orang. Ini tentu berpengaruh terhadap jumlah petugas haji daerah,” ujar Muchlis saat ditemui usai pelaksanaan seleksi PHD di Asrama Haji Palu, Kamis (22/1/2026).

Muchlis Aseng: Kuota PHD 2026 Menyusut Seiring Pengurangan Jemaah Haji
Kotak Masuk
Kepala Kanwil Kemenhaj Sulawesi Tengah, Muchlis Aseng (TribunPalu/Zulfadli)


Baca juga: Pemkab Buol Siapkan Layanan Call Center 112, Siap Tanggapi Keadaan Darurat

Muchlis menjelaskan, penyesuaian kuota tersebut juga berdampak pada skema layanan PHD

Jika pada tahun sebelumnya setiap kloter memiliki tiga jenis layanan, yakni layanan umum, pembimbing ibadah, dan layanan kesehatan, pada tahun ini hanya tersedia dua layanan, yaitu layanan umum dan layanan kesehatan.

“Setiap kloter diisi dua petugas. Untuk Sulawesi Tengah diperkirakan mendapatkan lima kloter,” jelasnya.

Seiring dengan itu, Kanwil Kemenhaj Sulteng menggelar ujian seleksi Petugas Haji Daerah tahun 2026 yang diikuti 17 peserta yang sebelumnya dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Pantauan TribunPalu.com, seleksi dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan 100 butir soal dan waktu pengerjaan selama 90 menit. 

Baca juga: Wilayah Konservasi Mangrove Terancam, Pesisir Pantai Kelurahan Layana Dipenuhi Sampah

Ujian berlangsung serentak secara nasional, dengan pelaksanaan di Sulawesi Tengah dimulai pukul 10.00 WITA hingga 11.30 WITA.

Muchlis juga menyebutkan, seleksi PHD tahun ini menerapkan persyaratan tambahan, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN). 

ASN yang dapat mengikuti seleksi maksimal berada pada jabatan eselon IV, sementara ASN eselon III tidak lolos tahap verifikasi administrasi.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved