Selasa, 14 April 2026

Sulteng Hari Ini

Yayasan Sikola Mombine Gelar Bimtek Penginputan DTSEN untuk Penguatan Data Warga Miskin Sigi

Bimtek tersebut digelar sebagai respons atas perubahan sistem pendataan sosial dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi DTSEN. 

|
TribunPalu.com/Andika Satria Bharata
Yayasan Sikola Mombine melalui Program PAKAGASI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sistem perlindungan sosial berbasis data dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penginputan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Di latar belakang, terlihat standing banner Program PAKAGASI yang memuat informasi mengenai kemitraan strategis dalam penguatan data DTSEN.

Manajer Program PAKAGASI, Taufik Hidayat, berharap penguatan kapasitas aparatur desa ini dapat membuat proses transisi dari DTKS ke DTSEN berjalan efektif dan tidak menyebabkan masyarakat miskin kehilangan akses terhadap program bantuan sosial akibat kendala administratif atau data yang tidak diperbarui.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sigi, Arif, menyampaikan harapannya agar 10 desa yang terlibat dapat menjadi percontohan penerapan DTSEN di Kabupaten Sigi. 

Baca juga: Tak Hanya Hujan Es, Angin Kencang Landa Batui Selatan Banggai

“Kita berharap semua masyarakat di desa bisa dipastikan masuk dalam DTSEN. Yang membedakan hanya kategori desilnya. Kerja-kerja kolaborasi ini harus terus dilakukan agar tidak ada satu orang pun yang tertinggal,” ujarnya, Arif yang juga pernah menjabat Kabag Humas Kabupaten Sigi.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong tata kelola data sosial yang lebih inklusif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved