Rabu, 3 Juni 2026

Imigrasi Palu

Kakanim Palu Ajak Warga Jaga Paspor, Hindari Ajakan Gabung Judol

Akmal juga mengatakan sejauh ini, Imigrasi Palu belum menemukan adanya penggunaan paspor.

Tayang:
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Supriyanto
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal mengatakan kepada masyarakat yang ingin membuat paspor agar menjaga data pribadinya tersebut dari hal yang negatif. 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Kantor Imigrasi Palu, Muhammad Akmal, mengimbau masyarakat untuk menjaga data pribadi saat membuat paspor, mengingat maraknya pekerja Indonesia yang terlibat dalam judi online di luar negeri.
  • Banyak warga Indonesia yang menjadi agen atau admin judi online di negara seperti Thailand dan Kamboja, terlibat dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan penyelundupan manusia.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal mengatakan kepada masyarakat yang ingin membuat paspor agar menjaga data pribadinya tersebut dari hal yang negatif.

Pernyataan itu ia sampaikan mengingat banyak pekerja asal Indonesia yang bekerja diluar negeri sebagai agen ataupun admin Judi Online (Judol).

Diketahui, banyak masyarakat Indonesia yang saat ini menjadi pekerja menjadi agen atau admin Judi Online di negara sebelah seperti Thailand dan Kamboja.

Baca juga: Kekeringan Landa Desa Jono Kalora Parigi Moutong, Sungai Mengering

Diiming-imingi bayaran yang tinggi, sehingga banyak masyarakat yang terlibat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM).

"Karena paspor itu diawasi oleh negara dan petugas Imigrasi," katanya kepada awak media di ruang kepala Kantor Imigrasi Palu Jl Kartini Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Senin (2/2/2026).

Akmal juga mengatakan sejauh ini, Imigrasi Palu belum menemukan adanya penggunaan paspor untuk keperluan Judi Online di luar negeri.

Sehingga ia mengimbau agar hal tersebut dapat dipertahankan sebagai bentuk integritas Imigrasi Palu.

Menerima informasi dari BP3MI Sulteng soal banyaknya pekerja imigran ilegal, Akmal mengatakan akan memberikan efek jerah dengan penundaan pembuatan paspor kepada para imigran.

"Nantinya apabila kami temukan masyarakat yang ingin membuat paspor dengan status ilegal akan kami tunda pembuatannya," jelas Kakanim Palu. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved