Rabu, 3 Juni 2026

Imigrasi Palu

Muhammad Akmal Apresiasi Peserta Magang di Imigrasi Palu Hadirkan Aplikasi Administrasi Sikabar

Aplikasi Sikabar juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Zulfadli
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu memberikan apresiasi terhadap inovasi aplikasi “Sikabar” yang dihasilkan peserta magang selama menjalani program praktik selama enam bulan di lingkungan Kantor Imigrasi Palu. 

Ringkasan Berita:
  • Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu memberikan apresiasi terhadap aplikasi “Sikabar”, inovasi peserta magang selama enam bulan, yang dirancang untuk mempermudah tata persuratan dan administrasi internal kantor. 
  • Kepala Kantor, Muhammad Akmal, menyatakan aplikasi ini masih dalam tahap pengujian dan pengembangan, namun berpotensi digunakan untuk ketatausahaan serta pengadaan barang dan jasa, dan hasil inovasi magang bisa dipaparkan di tingkat Direktorat Jenderal Imigrasi.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu memberikan apresiasi terhadap inovasi aplikasi “Sikabar” yang dihasilkan peserta magang selama menjalani program praktik selama enam bulan di lingkungan Kantor Imigrasi Palu.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menyebut inovasi tersebut merupakan pencapaian yang luar biasa dan berpotensi dikembangkan untuk mendukung sistem administrasi internal kantor.

“Inovasi yang dihasilkan oleh anak magang hari ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Saat menyelesaikan program magang di kantor imigrasi, salah satu persyaratannya adalah membuat inovasi,” ujar Akmal kepada jurnalis di Palu, Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan, setiap peserta magang memiliki inovasi masing-masing yang nantinya dapat dipertimbangkan untuk diimplementasikan di lingkungan Kantor Imigrasi Palu.

Menurut Akmal, aplikasi Sikabar dirancang untuk mendukung tata persuratan internal serta mempermudah proses administrasi di lingkungan kerja.

Baca juga: Pemkab Sigi dan BPKP Sulteng Jalin Kerja Sama, Tekankan Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah

“Dan Sikabar ini nantinya bisa dipakai untuk tata persuratan internal kita di kantor imigrasi,” katanya.

Meski demikian, pihaknya masih akan melakukan pengujian dan pengembangan lebih lanjut guna memastikan efektivitas penggunaan aplikasi tersebut.

“Kami masih akan menguji inovasinya apakah bisa digunakan di sini. Aplikasi ini juga masih tahap pengembangan. Kemungkinan apabila bisa diinovasikan lebih lanjut, maka akan digunakan di internal kantor imigrasi,” jelasnya.

Akmal menambahkan, hasil inovasi para peserta magang tidak menutup kemungkinan akan dipaparkan dalam forum di tingkat Direktorat Jenderal Imigrasi, khususnya yang berkaitan dengan ketatalaksanaan, tata persuratan, hingga pengelolaan keuangan.

Selain mendukung tata persuratan, aplikasi Sikabar juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan kantor.

Baca juga: DPRD Sulteng Tegaskan Pokir Harus Sesuai Aspirasi dan Dikerjakan OPD

“Aplikasi ini bisa digunakan untuk barang dan jasa. Namun kami masih akan menambah beberapa kebutuhan kepada anak magang ini. Jika memungkinkan untuk dikembangkan, maka akan kami gunakan khususnya pada bagian ketatausahaan kantor imigrasi,” ungkap Akmal.

Ia menegaskan, pembuatan inovasi aplikasi menjadi salah satu program wajib bagi peserta magang selama mengikuti pembelajaran di Kantor Imigrasi Palu.

Selama enam bulan menjalani program magang, para peserta memperoleh pengalaman di berbagai bidang layanan keimigrasian, mulai dari pelayanan Paspor, izin tinggal, informasi keimigrasian hingga bidang ketatausahaan di lingkungan Kantor Imigrasi Palu. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved