Kebakaran Hutan dan Lahan Parimo
Karhutla di Desa Avolua Parigi Moutong Belum Padam, Petugas Hadapi Medan Terjal
Sejak Senin malam hingga dini hari, kobaran api masih terlihat di kawasan perbukitan dan pegunungan di sekitar desa.
Ringkasan Berita:
- Kebakaran hutan dan lahan di Desa Avolua, Parigi Utara, masih aktif hingga Selasa dini hari (3/2/2026) dengan api terlihat di kawasan perbukitan dan pegunungan.
- Proses pemadaman terkendala medan terjal dan akses jalan terbatas, sehingga petugas Damkar dibantu Manggala Agni harus berjalan kaki menjangkau titik api.
- Upaya difokuskan pada penyekatan dan pendinginan agar api tidak merembet ke permukiman, sementara petugas terus bersiaga mengantisipasi titik api baru.
TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah hingga Selasa (3/2/2026) dini hari masih belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Berdasarkan pantauan TribunPalu.com di lokasi, petugas pemadam kebakaran terus melakukan upaya pemadaman meski harus menghadapi medan yang sulit dan titik api yang masih aktif di sejumlah lokasi.
Sejak Senin malam hingga dini hari, kobaran api masih terlihat di kawasan perbukitan dan pegunungan di sekitar desa.
Baca juga: Niat Sambangi Denada Usai Diakui Anak, Ressa: Alamatnya di Mana, Gak Tahu
Petugas harus berjalan kaki menyusuri jalur terjal untuk menjangkau titik-titik api yang berada di ketinggian, karena akses jalan terbatas membuat armada pemadam tidak dapat menjangkau langsung lokasi kebakaran.
Proses pemadaman turut dibantu personel Manggala Agni, brigade khusus pengendali kebakaran hutan dan lahan di bawah Kementerian Kehutanan.
Kehadiran mereka sangat membantu dalam upaya pengendalian api di medan sulit.
Petugas memfokuskan pemadaman pada penyekatan api agar tidak merembet ke kawasan permukiman warga.
Selain itu, pendinginan di area bawah juga dilakukan untuk mencegah api kembali menyala.
Meski demikian, api di bagian puncak dan lereng gunung masih sulit dikendalikan.
Beruntung, kondisi cuaca tanpa angin kencang membantu menghambat laju penyebaran api, meski kobaran tetap merambat ke area belum terbakar.
Baca juga: Virus Nipah Jadi Perhatian, Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan
Asap tebal masih menyelimuti kawasan sekitar dan sempat mengganggu jarak pandang petugas di lapangan.
Petugas pun berjaga dan bergantian melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
Hingga Selasa dini hari, belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Namun, petugas tetap bersiaga mengingat api masih berpotensi menjalar ke wilayah yang lebih rendah.
Proses pemadaman akan terus dilanjutkan hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman.
Baca juga: KUPP Luwuk Pastikan Aksi Boikot Area Penumpukan Pelabuhan Tangkiang Tak Lanjut
Petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjauhi area kebakaran demi keselamatan bersama. (*)
kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
BPBD Parigi Moutong
Kabupaten Parigi Moutong
Sulawesi Tengah
Desa Avolua
Kecamatan Parigi Utara
Manggala Agni
| Polisi Duga Karhutla di Donggulu Parigi Moutong Akibat Puntung Rokok dan Pembakaran Jerami |
|
|---|
| Karhutla 2,5 Hektare di Labuan Donggulu Parigi Moutong Sulteng, Petugas Terus Padamkan Api |
|
|---|
| Kebakaran Hutan dan Lahan Meluas di Desa Bondoyon Parimo, Api Hampir Sentuh Jl Trans Sulawesi |
|
|---|
| Tagana Parigi Moutong Padamkan Sekitar 100 Titik Api Karhutla di Avolua dan Uevolo |
|
|---|
| Marak Karhutla, Ketua DPRD Parigi Moutong Imbau Pemerintah Antisipasi Kemiskinan Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000352504jpg.jpg)