Sabtu, 11 April 2026

Kebakaran Hutan dan Lahan Parimo

Kebakaran Hutan dan Lahan Meluas di Desa Bondoyon Parimo, Api Hampir Sentuh Jl Trans Sulawesi

Api bahkan dilaporkan sudah mencapai pinggir Jalan Trans Sulawesi dan menjalar ke bagian atas perbukitan.

|
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
KARHUTLA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Bondoyon, Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (15/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Bondoyon, Kecamatan Sidoan, yang meluas hingga pinggir Jalan Trans Sulawesi dan mendekati perbukitan.
  • Api menyebar dengan cepat, membakar semak dan dedaunan kering, memicu kekhawatiran akan meluasnya kebakaran jika tidak segera dipadamkan.
  • Warga setempat telah berusaha memadamkan api, sementara tim BPBD Parigi Moutong dan petugas pemadam dari Tinombo dikerahkan untuk menanggulangi kebakaran tersebut.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG – Kembali terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Bondoyong, Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (15/2/2026).

Api bahkan dilaporkan sudah mencapai pinggir Jl Trans Sulawesi dan menjalar ke bagian atas perbukitan.

Peristiwa ini pertama kali ramai setelah disiarkan langsung melalui akun Facebook Rizal Simpangtigapro.

Dalam siaran tersebut, terlihat kobaran api membakar semak dan dedaunan kering di lereng bukit yang berada tepat di sisi badan jalan.

Baca juga: Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Sigi, Dorong Peran Perempuan dan Penyelesaian Kemiskinan Ekstrem

Berdasarkan pantauan di lokasi sebagaimana terekam dalam siaran langsung, api tampak menyala memanjang di tepi jalan.

Lidah api berwarna oranye menjalar di antara daun-daun kering yang berserakan di tanah.

Asap tipis keabu-abuan mengepul dari lereng yang dipenuhi semak belukar dan pepohonan kecil.

Kondisi vegetasi di sekitar lokasi didominasi ranting dan dedaunan kering.

Api terlihat merambat perlahan ke atas lereng, mengikuti kontur tanah yang menanjak.

Beberapa pengendara sepeda motor dan mobil tetap melintas di jalan tersebut, meski kobaran api berada hanya beberapa meter dari badan aspal.

Dalam siaran itu, Rizal menduga kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengguna jalan.

Namun ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab awal munculnya api.

Baca juga: Popularitas Biliar Meningkat di Sulteng, Ketua POBSI Siapkan Program Pembinaan Mental Atlet

Ia juga menyebut api sudah menjalar ke arah atas gunung dan berpotensi meluas jika tidak segera dipadamkan.

Rizal berharap aparat desa dan petugas pemadam segera turun tangan.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved