Sabtu, 25 April 2026

Kebakaran Hutan dan Lahan Parimo

Tagana Parigi Moutong Padamkan Sekitar 100 Titik Api Karhutla di Avolua dan Uevolo

Di beberapa titik, personel harus berhenti sejenak untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Handover
Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Parigi Moutong turun langsung melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua wilayah perbukitan, masing-masing di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, serta Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, Minggu (8/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Tagana Kabupaten Parigi Moutong melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua wilayah perbukitan.
  • Pemadaman dilakukan pada Minggu, 8 Februari 2026.
  • Medan pemadaman sangat terjal, curam, dan sulit dijangkau sehingga personel harus berjalan kaki hingga mendekati puncak gunung.
  • Asap tipis masih terlihat dari kayu tumbang dan semak kering yang terbakar.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Parigi Moutong turun langsung melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua wilayah perbukitan, masing-masing di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, serta Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, Minggu (8/2/2026).

Pantauan TribunPalu.com di lokasi, pemadaman dilakukan di medan yang sangat terjal dan sulit dijangkau.

Personel Tagana harus berjalan kaki menyusuri lereng curam hingga mendekati puncak gunung untuk menjangkau titik-titik api yang sebelumnya belum tersentuh.

Asap tipis masih terlihat mengepul dari sela batang kayu tumbang dan semak kering yang hangus terbakar.

Sejumlah titik bara ditemukan tersembunyi di balik kayu lapuk dan akar tanaman, sehingga petugas harus melakukan penyisiran dan pendinginan secara manual menggunakan alat semprot punggung.

Proses pemadaman berlangsung lambat karena kondisi tanah yang licin bercampur abu sisa kebakaran.

Baca juga: Hari Kanker Sedunia 2026 di Sulteng, Dukungan dan Layanan Kesehatan Jadi Fokus

Di beberapa titik, personel harus berhenti sejenak untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Keterlibatan Tagana Parigi Moutong dalam operasi pemadaman ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta unsur TNI, khususnya untuk menjangkau area puncak perbukitan yang dinilai rawan penyebaran api.

1000360530.jpg
Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Parigi Moutong turun langsung melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua wilayah perbukitan, masing-masing di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, serta Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, Minggu (8/2/2026). (Handover)

Koordinator Tagana Parigi Moutong, Irwan, mengatakan pihaknya telah melakukan pemadaman terhadap sekitar 100 titik api yang tersebar di dua pos operasi di Avolua dan Uevolo.

“Sejak tanggal 2 sampai 8 Februari, kami fokus pada titik-titik api yang belum tersentuh, terutama di puncak dan lereng yang medannya paling berbahaya,” ujar Irwan kepada TribunPalu.com.

Ia menjelaskan, selama sepekan terakhir personel Tagana secara rutin melakukan pemantauan dan pemadaman lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 20 personel Tagana diterjunkan langsung ke lapangan.

Mereka bekerja secara bergantian untuk menjaga kondisi fisik, mengingat medan yang dihadapi cukup ekstrem dan menguras tenaga.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved