Sulteng Hari Ini
140 Siswa SD IT Bina Insan Palu Ikut Periksa Penyakit Jantung Bawaan dari Perki Sulteng
Mahasiswa Kedokteran Universitas Alkhairaat Palu turut ambil bagian membantu pemeriksaan awal terhadap para siswa.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 140 siswa SD IT Bina Insan Kota Palu mengikuti skrining dini penyakit jantung bawaan yang digelar Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) Sulawesi Tengah.
- Para siswa menjalani rangkaian pemeriksaan mulai dari pendataan awal, pengukuran tekanan darah, hingga pemeriksaan EKG dan ekokardiografi untuk mendeteksi potensi kelainan jantung.
- Julia Sari, menjelaskan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh agar indikasi gangguan jantung dapat diketahui lebih cepat.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Sebanyak 140 siswa SD IT Bina Insan, Kota Palu, mengikuti skrining dini penyakit jantung bawaan digelar Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) Sulawesi Tengah dalam rangka CHD Awareness Week 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan mendeteksi potensi kelainan jantung sejak usia sekolah dasar agar dapat segera ditangani apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan.
Dalam pemeriksaan tersebut, para siswa terlebih dahulu menjalani pendataan awal berupa pengukuran tinggi badan, berat badan, serta tekanan darah.
Baca juga: Wagub Reny Tinjau Skrining Jantung Anak di Palu, Dorong Deteksi Dini Penyakit Bawaan
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan puls oksimetri, rekaman Elektrokardiogram (EKG), hingga ekokardiografi (Echo) untuk melihat aktivitas listrik jantung serta kondisi struktur jantung secara langsung.
Koordinator kegiatan skrining, dr Julia Sari, menjelaskan tahapan pemeriksaan dirancang untuk memastikan deteksi kelainan jantung dilakukan secara menyeluruh.
“Untuk kegiatan hari ini, awalnya dilakukan pemeriksaan data awal, seperti tinggi badan dan berat badan. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan puls oksimetri, rekaman EKG, serta ekokardiografi,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Ia menambahkan, jika ditemukan indikasi kelainan jantung pada anak, pihaknya akan langsung melakukan rujukan ke rumah sakit yang memiliki layanan dokter jantung anak untuk penanganan lanjutan.
Selain melibatkan dokter spesialis jantung anak, kegiatan ini juga didukung tenaga kesehatan dari sejumlah rumah sakit di Kota Palu, seperti RSUD Anutapura Palu, RSUD Madani, RS Sis Al Jufri Palu, serta RSUD Undata.
Baca juga: CHD Awareness Week 2026, Perki Sulteng Lakukan Skrining Jantung Bawaan Sejak Usia Dini
Mahasiswa Kedokteran Universitas Alkhairaat Palu turut ambil bagian membantu pemeriksaan awal terhadap para siswa.
Perki Sulteng berharap melalui skrining rutin ini, kasus penyakit jantung bawaan pada anak dapat diketahui lebih cepat sehingga peluang penanganan menjadi lebih optimal.
Baca juga: Beredar Isi Putusan Cerai Reza Arap-Wendy, Ungkap Dugaan Selingkuh dengan Asisten di Kamar
Kegiatan ini berlangsung di SD IT Bina Insan Palu, Jl Agatis, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.(*)
Sulawesi Tengah
Perki Sulteng
Kelurahan Nunu
Kecamatan Tatanga
Kota Palu
dr Julia
SD IT Bina Insan
Awareness Week 2026
kelainan jantung
RSUD Anutapura Palu
| BPK Temukan Potensi Kekurangan Pajak Rp17,44 M, Gubernur Sulteng Targetkan Penyelesaian 30 Hari |
|
|---|
| BPK RI Minta Pemprov Sulteng Tindaklanjuti Potensi Kekurangan Pajak Rp17,44 Miliar |
|
|---|
| BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Perjalanan Dinas Rp1,98 Miliar di Pemprov Sulteng |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Kembali Raih WTP, Catat Rekor 13 Kali Berturut-turut dari BPK RI |
|
|---|
| Rakor Produk Hukum, Longki Djanggola Minta Daerah Bentuk Regulasi Tanpa Tumpang Tindih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Sebanyak-140-siswa-SD-IT-Bina-Insan-Kota-Palu.jpg)