Jumat, 22 Mei 2026

Kebakarah Hutan dan Lahan

Api Lalap 5 Hektare Kebun di Parigi Selatan, 1.000 Pohon Cokelat Siap Panen Hangus

Di tengah gelapnya malam, petugas dan warga berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Tayang:
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: mahyuddin
TribunPalu.com/Abdul Humul Faaiz
KARHUTLA PARIMO - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Sedikitnya lima hektare lahan perkebunan warga di Dusun I Desa Gangga, Kecamatan Parigi Selatan, hangus terbakar pada Sabtu (7/1/2026), sekira pukul 19.00 Wita 

Petugas tidak hanya berupaya memadamkan api utama, tetapi juga melakukan penyisiran dan pendinginan lahan untuk memastikan tidak ada api tersembunyi yang berpotensi kembali menyala.

Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.00 WITA.

Akibat kebakaran tersebut, lahan perkebunan milik almarhum Mengkuru Pakou terbakar seluas kurang lebih tiga hektare. 

Sekitar 1.000 pohon cokelat serta tanaman lombok siap panen hangus terbakar, dengan estimasi kerugian mencapai Rp5 juta.

Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Gangga 2
KARHUTLA PARIMO - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Sedikitnya lima hektare lahan perkebunan warga di Dusun I Desa Gangga, Kecamatan Parigi Selatan, hangus terbakar pada Sabtu (7/1/2026), sekira pukul 19.00 Wita

Sementara itu, lahan perkebunan milik Lodi, warga Desa Olaya, turut terdampak seluas sekitar dua hektare.

Bibit cokelat yang baru ditanam mengalami kerusakan dengan kerugian ditaksir sekitar Rp2 juta.

Total luas lahan perkebunan warga yang terdampak kebakaran mencapai sekitar lima hektare.

Meski kerugian materil cukup signifikan, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Situasi selama pemadaman dilaporkan aman dan kondusif.

Kapolsek Parigi Iptu Noldy Williams Sualang menyebut kebakaran lahan menjadi ancaman serius, terutama di tengah cuaca panas dan musim kering.

“Kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan api tidak meluas dan membahayakan pemukiman warga," ujar Iptu Noldy kepada TribunPalu.com.

Baca juga: Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira Tembus Rekor Peserta Terbanyak, Sejarah Baru bagi TNI AD

Kebakaran ini diduga dipicu faktor alam dan kelalaian manusia, diperparah banyaknya material kering seperti bambu dan rumput.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

Polsek Parigi memastikan akan terus melakukan pendataan, pengamanan lokasi, serta meningkatkan patroli dan edukasi kepada masyarakat guna menekan potensi kebakaran lahan di wilayah rawan Kecamatan Parigi Selatan.(*)

Sumber: Tribun Palu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved