Parigi Moutong Hari Ini
Ketua DPRD Parigi Moutong Minta Pemda Segera Identifikasi Dampak Kekeringan dan Salurkan Bansos
Identifikasi tersebut diperlukan agar penanganan yang dilakukan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Alfres Masboy Tonggiroh, meminta pemerintah daerah segera melakukan identifikasi dampak kekeringan yang melanda beberapa wilayah dan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak.
- Kekeringan yang terjadi saat ini berdampak langsung pada sumber penghidupan warga desa, terutama di sektor pertanian dan perkebunan.
- Alfres menilai kekeringan bukan lagi masalah musiman biasa, melainkan berpotensi gagal panen di sejumlah wilayah.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Alfres Masboy Tonggiroh, meminta pemerintah daerah segera melakukan identifikasi dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah serta menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak.
Menurut Alfres, kemarau panjang yang terjadi saat ini telah berdampak langsung pada sumber penghidupan warga desa, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.
Ia menilai, kekeringan tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan musiman biasa karena telah memicu gagal panen di sejumlah wilayah.
Alfres menegaskan, langkah awal yang harus segera dilakukan pemerintah daerah adalah pendataan menyeluruh terhadap wilayah dan masyarakat yang terdampak.
Identifikasi tersebut diperlukan agar penanganan yang dilakukan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Baca juga: Polsek Palu Barat Amankan Pelaku Pencurian Peralatan UIN Datokarama Palu, Kerugian Rp65 Juta
“Masyarakat sudah mulai berteriak karena sumber penghidupan mereka terdampak langsung,” ujar Alfres saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Ia menyebutkan, wilayah Parigi Barat dan Parigi Utara, menjadi salah satu kawasan yang paling merasakan dampak kemarau panjang.
Di beberapa desa, lahan pertanian dan perkebunan dilaporkan tidak lagi produktif akibat minimnya pasokan air.
Kondisi tersebut, kata Alfres, berpotensi memperparah beban ekonomi masyarakat desa jika tidak segera ditangani.
Atas dasar itu, Alfres mendorong pemerintah daerah untuk segera menyalurkan bantuan sosial.
Ia menilai, kekeringan yang berkepanjangan saat ini sudah dapat dikategorikan sebagai bencana yang memerlukan intervensi pemerintah.
“Bantuan sosial harus segera diberikan karena ini sudah memengaruhi sumber pendapatan masyarakat desa,” tegasnya.
Baca juga: Reny Lamadjido: FORNAS IX akan Meningkatkan Ekonomi dan Pariwisata Sulteng
| Dugaan Takaran BBM Tidak Tepat, Konsumen SPBU Toboli Parigi Moutong Protes ke Petugas |
|
|---|
| Hujan Deras, Dua Desa di Kecamatan Moutong Parigi Terendam Banjir, Tiga Titik Tanggul Jebol |
|
|---|
| Video Dugaan Penculikan Anak di Parigi Moutong Dipastikan Hoaks, Polisi Beri Klarifikasi |
|
|---|
| Sungai Uwetua Meluap, Jalan Trans Sulawesi Parigi Moutong Tergenang 50 cm |
|
|---|
| Ketua DPRD Parimo Sebut Jembatan Rusak di Balinggi Jati Sudah Masuk Rencana Perbaikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000354576jpg.jpg)