Sigi Hari Ini
Wakil Bupati Sigi Ajak Kades Update Data Desil Warga untuk Bantuan Sosial dan BPJS
Samuel Yansen Pongi menjelaskan, saat ini banyak keluhan masyarakat terkait kepesertaan BPJS yang tidak aktif.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, mengingatkan kepala desa untuk secara aktif melakukan pengecekan dan pembaruan data desil warga agar penerimaan bantuan sosial tepat sasaran.
- Ia menjelaskan bahwa warga dengan desil 5 dan 6 dianggap sudah sejahtera, sehingga mereka tidak akan mendapatkan bantuan sosial seperti BPJS.
- Program Sekolah Rakyat dan bantuan seragam gratis hanya diperuntukkan bagi warga dengan desil 1 dan 2, dengan pemantauan langsung dari pemerintah desa.
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, SIGI – Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi meminta para kepala desa untuk aktif melakukan pengecekan dan pembaruan data desil warga, karena sangat menentukan penerimaan berbagai bantuan sosial, termasuk BPJS, bantuan pendidikan, hingga program Sekolah Rakyat.
Hal itu disampaikan dalam Kunjungan Kerja Bupati dan Wakil Bupati Sigi yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Pemerintah Kabupaten Sigi, di Kecamatan Kinovaro, Sulawesi Tengah, Selasa (10/2/2026).
Samuel Yansen Pongi menjelaskan, saat ini banyak keluhan masyarakat terkait kepesertaan BPJS yang tidak aktif.
Menurutnya, hal itu bisa terjadi karena adanya kebijakan baru terkait klasifikasi desil kesejahteraan.
Baca juga: Bupati Sigi Tetapkan Gaji Kepala Desa Dibayar Per Bulan, Kantor Desa Wajib Buka Setiap Hari
“Saya dapat informasi langsung dari Menteri Sosial, yang boleh menerima bantuan itu desil 5 ke bawah. Desil 6 dianggap sudah sejahtera, jadi kalau mau BPJS harus mandiri, bukan lagi dibayarkan pemerintah,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta para kepala desa untuk mengecek satu per satu kondisi warganya. Jika masih tergolong miskin, mengalami stunting, atau rumahnya belum layak huni, maka data desilnya harus segera diperbarui.
“Kalau dia masih susah, masih stunting, rumah belum layak, berarti masih desil 1 atau 2. Itu harus di-update. Jangan sampai dia tercatat desil 6, karena tidak akan dapat bantuan apa-apa lagi,” tegasnya.
Samuel juga menekankan bahwa program Sekolah Rakyat hanya diperuntukkan bagi warga desil 1 dan desil 2.
Selain itu, bantuan seragam sekolah gratis dari Pemkab Sigi juga hanya untuk kelompok desil tersebut.
“Yang boleh masuk sekolah rakyat hanya desil 1 dan 2. Seragam gratis juga hanya untuk desil 1 dan 2. Desil 3, 4, 5, apalagi 6, mohon maaf belum bisa,” katanya.
Baca juga: Inovasi Pekerja Antarkan JOB Tomori Raih Penghargaan Efisiensi Energi Nasional 2025
Ia menyinggung adanya laporan bahwa di beberapa daerah bantuan seragam sempat dipindahtangankan kepada pihak lain.
Menurutnya, hal itu tidak dibenarkan karena bantuan tersebut harus tepat sasaran.
Lebih lanjut, Samuel menjelaskan bahwa data desil bisa diperbarui setiap bulan melalui aplikasi yang telah disediakan, dengan melibatkan operator khusus di desa.
“Kalau ditanya bisa diubah? Bisa, tiap bulan bisa di-update. Yang penting dilaporkan dan dicek langsung kondisi warganya,” ujarnya.
Baca juga: Empat Puskesmas di Morowali Bebas Kasus HIV/AIDS, Dinkes Tingkatkan Pencegahan
Pemerintah Kabupaten Sigi berharap, dengan pembaruan data yang akurat, seluruh bantuan sosial dapat benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.(*)
| Sigi Andalkan Pertanian dan Pariwisata sebagai Penggerak Ekonomi Daerah |
|
|---|
| Persigi Bantai Persido Donggala 4-0 di Liga 4 Piala Gubernur 2026 |
|
|---|
| Pemuda Sigi Berusia 25 Tahun Dibekuk Miliki 36 Paket Sabu, Ancaman Hukuman 20 Tahun |
|
|---|
| Ketua DPRD Sigi Komitmen Kawal Pembangunan Marawola Saat Hadiri Halal Bihalal Warga |
|
|---|
| Halal Bihalal Ketupat di BTN Tinggede Permai Sigi, Warga Lintas Agama Jaga Kebersamaan dan Toleransi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Sigi-Samuel-Yansen-Pongi-menghadiri-perds.jpg)