Selasa, 14 April 2026

Morowali Hari Ini

Kasus Kematian Pasien Usai Operasi Amandel Jadi Sorotan DPRD Morowali Utara

Ia menambahkan, DPRD akan terus melakukan pengawasan lanjutan guna memastikan adanya perbaikan sistem pelayanan serta peningkatan standar.

|
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
Handover
Kasus meninggalnya pasien pasca operasi amandel atas nama almarhum Saharudin Landoala menjadi perhatian serius DPRD Morowali Utara (Morut). 
Ringkasan Berita:
  • Kasus meninggalnya pasien pasca operasi amandel, Saharudin Landoala, menjadi perhatian serius DPRD Morowali Utara.
  • DPRD Morut menggelar RDP Komisi I pada 18 Februari 2026 untuk menanggapi aduan masyarakat mengenai kasus tersebut.
  • RDP menghadirkan manajemen RSUD Kolonodale, perwakilan BPJS Kesehatan Morowali Utara, serta keluarga pasien untuk membahas kronologi penanganan medis dan evaluasi pelayanan.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI UTARA - Kasus meninggalnya pasien pasca operasi amandel atas nama almarhum Saharudin Landoala menjadi perhatian serius DPRD Morowali Utara (Morut).

Menanggapi Kejadian Tersebut atas aduan dari masyarakat, DPRD Morut Menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I yang di gelar pada Rabu (18/2/2026).

Dari keterangan resmi yang di terima Tribunpalu.com.

RDP tersebut menghadirkan manajemen RSUD Kolonodale, perwakilan BPJS Kesehatan wilayah Morowali Utara, serta keluarga pasien untuk membahas kronologi penanganan medis sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelayanan.

Ketua Komisi I DPRD Morowali Utara, Ince Mochamad Arief Ibrahim, menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan rumah sakit, termasuk kualitas dan profesionalitas tenaga medis.

“Pihak RSUD Kolonodale perlu melakukan evaluasi terkait pelayanan yang saat ini dianggap belum maksimal, termasuk setiap tenaga medis yang menjalankan tugas di bidang kerja masing-masing,” ujarnya.

Baca juga: Ketua Komisi I DPRD Morot Tegaskan Pengawasan Pelayanan Kesehatan Akan Diperketat

Ia menambahkan, DPRD akan terus melakukan pengawasan lanjutan guna memastikan adanya perbaikan sistem pelayanan serta peningkatan standar penanganan pasien.

Terkait ketidakpuasan keluarga, rapat menyepakati bahwa pihak keluarga dipersilakan melakukan koordinasi lanjutan dengan manajemen rumah sakit atau menempuh langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus ini diharapkan menjadi momentum pembenahan layanan kesehatan di Morowali Utara agar mutu pelayanan semakin baik dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved