Karhutla di Parimo
Penyebab Kebakaran Mulai Terungkap, Puntung Rokok Diduga Pemicunya
Peristiwa itu terjadi Rabu (25/2/2026) malam di area perbukitan dekat jalur Trans Sulawesi.
Ringkasan Berita:
- Kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan atau aktivitas pembakaran jerami.
- Kejadian terjadi pada Rabu (25/2/2026) malam di perbukitan dekat jalur Trans Sulawesi.
- Api pertama kali terlihat oleh warga Hj Tansi, yang segera memberi tahu warga lainnya untuk melakukan pemadaman awal menggunakan alat semprot pertanian dan peralatan seadanya.
- Polsek Kasimbar tiba di lokasi sekitar pukul 20.10 WITA dan bergabung dengan warga serta TNI untuk melakukan pemadaman manual.
TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG – Puntung rokok yang dibuang sembarangan atau aktivitas pembakaran jerami diduga menjadi pemicu awal munculnya api.
Polisi menyebut kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Labuan Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Peristiwa itu terjadi Rabu (25/2/2026) malam di area perbukitan dekat jalur Trans Sulawesi.
Kobaran api pertama kali diketahui oleh warga bernama Hj Tansi yang melihat nyala api telah membesar di sekitar kebunnya.
Ia segera memberi tahu warga lain sehingga upaya pemadaman awal bisa langsung dilakukan.
Baca juga: Polisi Duga Karhutla di Donggulu Parigi Moutong Akibat Puntung Rokok dan Pembakaran Jerami
Masyarakat membawa alat semprot pertanian dan peralatan seadanya untuk menahan laju api agar tidak meluas.
Sekitar pukul 20.10 WITA, personel Polsek Kasimbar tiba di lokasi dan bergabung bersama warga serta unsur TNI melakukan pemadaman manual.
Api mulai terkendali setelah mobil pemadam kebakaran dan tim dari BPBD Kabupaten Parigi Moutong tiba sekitar pukul 22.46 WITA.
Setelah upaya intensif hampir empat jam, kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 23.40 WITA.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Baca juga: Pemadaman Kebakaran Lahan Parigi Moutong Masih Berlanjut, Tim BPBD Terus Berjuang
Kerugian material belum dapat dipastikan karena lahan yang terbakar hanya berupa jerami dan tumbuhan liar yang belum ditanami.
Kapolsek Kasimbar, IPDA I Komang Sukania, SH, menyatakan pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Analisis awal mengarah pada faktor kelalaian manusia, mengingat kondisi lahan kering di musim kemarau serta lokasi yang berada di tepi jalur Trans Sulawesi.
| Titik Api Karhutla Kembali Muncul di Desa Matolele Parigi Tengah, BPBD Parimo Lakukan Kaji Cepat |
|
|---|
| Kabakaran Lahan di Desa Jononunu Parigi Moutong, Pemadaman Hingga Malam Hari |
|
|---|
| Dua Kebakaran Hutan dan Lahan Terjadi di Parigi Moutong dalam Sehari, Satu Titik Sulit Dijangkau |
|
|---|
| 3 Titik Karhutla Terjadi dalam Sehari di Parigi Moutong, Mangrove hingga Kebun Warga Terbakar |
|
|---|
| Karhutla Landa Mangrove di Toboli Parigi Moutong, 250 Meter Persegi Lahan Hangus |
|
|---|
