Senin, 18 Mei 2026

Banggai Hari Ini

Keroyok Sopir Maxim di RSUD Luwuk, Pria 54 Tahun Ditangkap Polisi

Saat itu korban bernama Hendy (21) warga Kecamatan Masama, Banggai mengantar penumpang ke RSUD Luwuk.

Tayang:
Penulis: Alisan | Editor: Regina Goldie
Handover
Portal keluar dari RSUD Luwuk, Jl Imam Bonjol, Kelurahan Bungin Timur, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. 
Ringkasan Berita:
  • Terduga pelaku pengeroyokan sopir Maxim di RSUD Luwuk, Kabupaten Banggai, berinisial SP (54), ditangkap Rabu, 4 Maret 2026.
  • Kasus pengeroyokan terjadi 28 Februari 2026 sekitar pukul 13.00 Wita, melibatkan korban Hendy (21) saat mengantar penumpang ke RSUD Luwuk.
  • Insiden bermula dari adu mulut antara Hendy dan UD (55), yang kemudian memicu perkelahian; SP memukul korban lima kali dengan tangan terkepal ke wajah dan badan.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI -Terduga pelaku pengeroyokan sopir Maxim di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk di Jl Imam Bonjol, Kelurahan Bungin Timur, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (4/3/2026) pagi.

Terduga pelaku berinisial SP (54), warga BTN Pepabri, Kelurahan Kilongan, Kecamatan Luwuk Utara, Banggai.

Kasus pengeroyokan terjadi Rabu (28/2/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. 

Saat itu korban bernama Hendy (21) warga Kecamatan Masama, Banggai mengantar penumpang ke RSUD Luwuk.

Kemudian berpapasan dengan kendaraan dikendarai UD (55) warga Nambo, di jalan menuju pintu keluar RSUD Luwuk.

Baca juga: Sekwan Donggala Ingatkan Pejabat Baru Perkuat Integritas dan Kerja Sama

“IMH dengan UD kemudian terlibat adu mulut hingga perkelahian pun terjadi," katanya.

IMH kemudian kembali ke mobilnya, tapi UD mengejar dan meminta temannya untuk menahan korban di depan pintu portal keluar. 

“Akibatnya kejadian tersebut korban menderita luka di bagian bibir dan memar di mata sebelah kiri,” ungkap Kasat.

Di hadapan polisi, SP mengakui memukul IMH lima kali dengan menggunakan tangan terkepal ke arah wajah dan badan korban.

“Kasus ini sedang dalam pengembangan. Beberapa pihak juga telah dimintai keterangannya,” sebut Arifin. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved