Minggu, 19 April 2026

Banggai Hari Ini

Kebakaran di Desa Lonas Banggai, Lansia Tewas dan Kerugian Rp10 Juta

Saat ditinggal, api belum benar-benar padam dan membakar kayu bakar di sekitar tungku, sehingga menyebabkan kebakaran.

Editor: Fadhila Amalia
Handover
KEBAKARAN - Rumah kebun Herina Marela terbakar di Desa Lonas, Kecamatan Mantoh, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/3/2026) malam 
Ringkasan Berita:
  • Rumah kebun milik Herina Marela (69) di Desa Lonas, Kecamatan Mantoh, Kabupaten Banggai, terbakar Sabtu (7/3/2026) malam, menewaskan korban lansia dan menimbulkan kerugian material sekitar Rp10 juta.
  • Warga berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Korban dievakuasi ke rumah kerabat setelah kebakaran berhasil dikendalikan.
  • Polisi menduga sumber api berasal dari tungku bekas memasak yang belum sepenuhnya padam dan membakar kayu di sekitarnya, sehingga menyebabkan kebakaran.

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI – Kebakaran terjadi di rumah kebun milik Herina Marela (69) di Desa Lonas, Kecamatan Mantoh, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/3/2026) malam, menewaskan korban dan menimbulkan kerugian material sekitar Rp10 juta. 

Desa Lonas berjarak sekitar 100 kilometer dari Luwuk, ditempuh sekitar 2,5 jam.

Kapolsek Lamala, IPDA Muh Syandy Al Amin, menyebut kejadian diketahui sekitar pukul 22.00 Wita.

Saat itu, korban bersama saksi sedang beristirahat di kamar, tiba-tiba api membesar. 

Baca juga: Buka Puasa Bersama, MUI Sigi Luncurkan Safari Ramadan dengan Tiga Zona Dakwah

Warga berupaya memadamkan dengan peralatan seadanya, namun api cepat menjalar. 

Setelah padam, korban dievakuasi ke rumah kerabat.

Polisi menduga sumber api berasal dari tungku bekas memasak.

Saat ditinggal, api belum benar-benar padam dan membakar kayu bakar di sekitar tungku, sehingga menyebabkan kebakaran.

Kebakaran terjadi saat korban bersama saksi sedang istirahat di kamar. Tiba-tiba api sudah membesar. 

"Saat itu, saksi melihat korban masih di dalam kamar dan kondisi api sudah semakin membesar," ujar IPDA Syandy. 

Saksi juga meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan, tapi api cepat menjalar.

"Warga sekitar bergerak memadamkan menggunakan peralatan seadanya. Setelah padam, korban selanjutnya dievakuasi di rumah kerabat," ujarnya, Minggu, 8 Maret 2026.

Polisi menduga sumber api berasal dari tungku bekas memasak.

Baca juga: Sulawesi Tengah Bersinar di Peta Ekonomi Indonesia, PDRB per Kapita Rp63,75 Juta

Saat ditinggal, api belum benar-benar padam, lalu membakar kayu bakar di sekitar tungku. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved