PDIP Sulteng
Jelang Lebaran, Suryanto Minta Pemprov Sulteng Pastikan Beras, BBM dan LPG Aman
Ia menilai lonjakan konsumsi masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Lebaran harus diantisipasi dengan langkah konkret.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- H. Suryanto, anggota Komisi II DPRD Sulawesi Tengah, mengingatkan pemerintah untuk memastikan ketahanan pangan dan ketersediaan energi menjelang Idul Fitri 1447 H yang diperkirakan pada akhir Maret 2026.
- Lonjakan konsumsi masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran harus diantisipasi agar tidak terjadi kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak terkendali.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PALU - Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Suryanto, mengingatkan Pemerintah Provinsi untuk memastikan ketahanan pangan dan ketersediaan energi tetap terjaga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada akhir Maret 2026.
Ia menilai lonjakan konsumsi masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Lebaran harus diantisipasi dengan langkah konkret agar tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga yang tidak terkendali.
“Pemerintah harus memastikan pasokan pangan dan energi benar-benar tersedia dan terdistribusi dengan baik menjelang Lebaran,” ujar Suryanto, kepada TribunPalu.com, Rabu (11/3/2026) malam.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadhan.
Baca juga: DPRD Parimo Dorong Pembinaan Atlet Muda Lewat Lari Tradisional di Malam Ramadan
Ia mendorong pemerintah daerah memperbanyak pelaksanaan gerakan pasar murah di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah sepanjang Maret 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar.
Namun Suryanto mengingatkan agar distribusi bantuan maupun operasi pasar murah benar-benar menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pelosok.
“Gudang Bulog diprediksi terisi hingga 25 ribu ton beras untuk kebutuhan Lebaran, ini kabar baik. Namun pemerintah harus memastikan distribusi di lapangan tidak terhambat oleh oknum yang mencoba melakukan penimbunan,” katanya.
Ia juga menyinggung kondisi inflasi yang saat ini berada di angka 3,31 persen, sehingga pengawasan distribusi bahan pokok harus semakin diperketat agar tidak memicu kenaikan harga.
Selain sektor pangan, Suryanto juga memberikan perhatian khusus pada sektor energi yang menjadi kebutuhan vital masyarakat menjelang arus mudik dan perayaan hari raya.
Baca juga: Ketua DPRD Parigi Moutong Lobi Komisi V DPR RI, Usulkan Percepatan Pembangunan Jalan dan Jembatan
Ia meminta Pertamina meningkatkan pengawasan dan inspeksi di setiap SPBU, terutama di jalur mudik utama di wilayah Sulawesi Tengah.
“Kami di Komisi II meminta jaminan bahwa stok BBM, LPG 3 kilogram, dan keandalan listrik tetap terjaga,” tegasnya.
Menurut Suryanto, pemerintah tidak boleh lengah karena gangguan distribusi energi dapat berdampak langsung pada aktivitas masyarakat yang sedang merayakan hari raya.
“Jangan sampai masyarakat yang sedang merayakan Idul Fitri terganggu oleh kelangkaan gas melon atau pemadaman listrik yang tidak terencana,” ujarnya.
Untuk itu, ia menyarankan pemerintah daerah mengambil sejumlah langkah antisipasi guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Pertama, pemerintah diminta memperkuat koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah untuk memantau harga harian di pasar tradisional.
Kedua, pemerintah perlu bersinergi dengan aparat melalui Satgas Pangan untuk melakukan inspeksi mendadak secara berkala guna mencegah praktik penimbunan dan spekulasi harga.
Baca juga: BREAKINGNEWS: Tabrakan Beruntun Libatkan 4 Mobil dan 1 Motor di Palu, Satu Orang Tewas
Ketiga, pemerintah daerah juga diharapkan menyiapkan armada distribusi tambahan, khususnya untuk wilayah kepulauan yang rawan mengalami hambatan distribusi akibat cuaca buruk.
Ia menilai kesiapan logistik sangat penting agar pasokan pangan dan energi dapat menjangkau seluruh wilayah di Sulawesi Tengah.
“Idul Fitri adalah momentum sakral bagi masyarakat kita. Pemerintah harus hadir memberikan rasa aman melalui ketersediaan kebutuhan pokok yang terjangkau dan energi yang stabil,” pungkasnya. (*)
| DPC PDI Perjuangan Sigi Ikhtiar Bangun Kantor Permanen, Samuel Yansen Pongi: Sudah Ada Desain |
|
|---|
| Donald Payung Gaungkan Gerakan Merawat Pertiwi Lewat Aksi Tanam Mangrove di Pantai Dupa Palu |
|
|---|
| Tanam Bibit Mangrove di Pantai Dupa, PDIP Sulteng Dorong Pelestarian Lingkungan Pesisir Palu |
|
|---|
| Tanam Bibit Mangrove di Pantai Dupa, PDIP Sulteng Dorong Pelestarian Lingkungan Teluk Palu |
|
|---|
| Dorong Jadi Agenda Tahunan, Anggota DPRD Sigi Enos Sebut Uta Dada Fest Dongkrak Wisata Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/1000395838jpgdadada.jpg)