Sulteng Hari Ini
Perpanjangan Runway Bandara Mutiara Palu, Harga Tanah Warga Akan Dinilai Konsultan Appraisal
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan proses penetapan nilai lahan akan melibatkan konsultan appraisal.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mulai memproses perpanjangan landasan pacu Bandara Mutiara SIS Al-Jufri dengan tahap awal penilaian harga tanah warga terdampak melalui konsultan appraisal independen.
- Saat ini runway sepanjang 2.500 meter hanya mampu melayani pesawat berbadan sedang, sehingga perlu diperpanjang hingga sekitar 3.000 meter untuk mendukung pesawat berbadan besar.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Rencana perpanjangan landasan pacu Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri mulai memasuki tahap penilaian harga tanah milik warga terdampak.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan proses penetapan nilai lahan akan melibatkan konsultan appraisal.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Tengah, Akris Fattah Yunus, mengatakan tim akan terlebih dahulu melakukan konsultasi appraisal sebelum penilaian dilakukan di lapangan.
“Tim akan berkonsultasi dengan Konsultan Appraisal. Setelah itu, konsultan akan melakukan penilaian harga tanah milik warga yang terdampak perluasan runway. Dan terkait anggaran tentu akan disiapkan berdasarkan hasil penilaian oleh konsultan appraisal,” ujarnya dalam keterangan resminya di akun Instagram SultengProv.go.id, dikutip Jumat (20/3/2026)
Konsultasi appraisal merupakan jasa profesional untuk menentukan nilai ekonomis suatu aset secara objektif oleh penilai independen.
Baca juga: Salat Idulfitri Muhammadiyah Banggai Terpusat di Unismuh Luwuk dan Masjid Muttahidah
Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fisik, lokasi, hingga tren harga pasar terkini.
Saat ini, panjang landasan pacu Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu tercatat 2.500 meter dengan lebar 45 meter.
Dimensi tersebut baru mampu melayani pesawat jenis narrow body atau berbadan sedang dengan satu lorong kabin.
Beberapa contoh pesawat yang dapat dilayani di antaranya Airbus A321 dan Boeing 737-900ER.
Sementara itu, untuk mendukung penerbangan internasional langsung dengan pesawat berbadan besar (wide body), landasan pacu idealnya memiliki panjang minimal 3.000 meter.
Artinya, masih dibutuhkan tambahan sekitar 500 meter dari panjang runway saat ini.
Baca juga: Polres Sigi Tangkap Terduga Penyalahguna Narkoba di Desa Bora, Tujuh Paket Sabu Diamankan
Kepala Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Prasetyohadi, mengungkapkan arah pengembangan runway yang paling memungkinkan adalah ke sisi selatan.
| Basarnas Palu Turunkan 45 Personel Tingkatkan Kesiapan Personel Lewat Latihan SAR Air |
|
|---|
| Dugaan Penggelapan Dana Tali Asih Desa Topogaro, Satreskrim Polres Morowali: Masih Penyelidikan |
|
|---|
| Dugaan Takaran BBM Tak Sesuai di SPBU Toboli, Pertamina Sebut Pengisian Sudah Sesuai Transaksi |
|
|---|
| Kabid Propam Polda Sulteng Minta Anggota Polri dan Masyarakat Waspada Penipuan Digital |
|
|---|
| CAT Akademik Penerimaan Polri 2026 Digelar di Palu, Karo SDM Polda Sulteng Tekankan Transparan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/s8-gc87sg-7gs7da8g78sa.jpg)