Senin, 18 Mei 2026

Parigi Moutong Hari Ini

Bendungan Lambunu Parigi Moutong Sepi Pengunjung Saat Lebaran 2026, Diduga Dampak Tambang Ilegal

Bendungan Lambunu Sepi Pengunjung Saat Lebaran 2026, Diduga Dampak Tambang Ilegal

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
Facebook/Tosimin Tosi/Handover
BENDUNGAN LAMBUNU - Bendungan Lambunu di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong tampak sepi pengunjung saat Lebaran 2026, Selasa (24/3/2026). Kondisi air yang diduga keruh akibat aktivitas tambang ilegal di bagian hulu membuat wisatawan enggan berkunjung. 

Ringkasan Berita:
  • Objek wisata Bendungan Lambunu di Parigi Moutong yang biasanya ramai saat Lebaran kini terlihat sepi dari pengunjung.
  • Perubahan kondisi air dari jernih menjadi keruh kecokelatan diduga akibat aktivitas tambang ilegal di bagian hulu.
  • Warga berharap pemerintah segera menertibkan tambang ilegal dan melakukan pemulihan lingkungan agar daya tarik wisata kembali pulih.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Suasana berbeda terlihat di Bendungan Lambunu pada momen Lebaran tahun ini, Selasa (24/3/2026).

Objek wisata yang terletak di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, itu tampak sepi dari kunjungan wisatawan.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Dua Pendaki Hilang di Gunung Dako Tolitoli Sulteng

Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, lokasi ini selalu ramai dipadati warga saat libur Idul fitri.

Bendungan Lambunu dikenal sebagai salah satu destinasi favorit masyarakat lokal untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Airnya yang berasal langsung dari pegunungan menjadi daya tarik utama.

Kondisi air yang jernih bahkan membuat bebatuan di dasar bendungan terlihat dengan jelas.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Dua Pendaki Hilang di Gunung Dako Tolitoli Sulteng

Dahulu, banyak pengunjung datang untuk sekadar mandi, berenang, hingga berkumpul bersama keluarga.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pengunjung terus mengalami penurunan.

Bahkan, sejak sekitar delapan tahun terakhir, kawasan ini mulai kehilangan daya tariknya.

Pada Lebaran tahun ini, suasana di lokasi tersebut terlihat lengang.

Hanya segelintir warga yang tampak berkunjung.

Pemandangan terbaru kondisi bendungan juga beredar di media sosial.

Baca juga: Gubernur Sulteng Silaturahmi ke Warga Vatutela Palu, Serap Aspirasi dan Salurkan Bantuan

Rekaman video udara menggunakan drone yang diunggah akun Facebook Tosimin Tosi memperlihatkan kondisi air yang tampak keruh.

Dalam video tersebut, warna air terlihat berubah menjadi kecokelatan, berbeda jauh dari kondisi sebelumnya yang jernih.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved