Selasa, 7 April 2026

Parigi Moutong Hari Ini

Pengantaran Jenazah Gratis di Parimo Capai 266, Plt Kadis Kesehatan Paparkan Program Sehat Bersama

Salah satu layanan yang dijalankan dalam program tersebut adalah layanan pengantaran jenazah secara gratis bagi masyarakat.

Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Faaiz/Abdul Humul Faaiz
PROGRAM PARIGI SEHAT BERSAMA - Plt Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Darlin. 

Ringkasan Berita:
  • Program Parigi Moutong Sehat Bersama melalui layanan OTOMATIS (Oto Mayat Gratis) telah melayani 266 jenazah hingga Maret 2026, menyediakan pengantaran dari rumah sakit atau puskesmas ke rumah duka secara gratis.
  • Program juga menyediakan layanan kunjungan rumah bagi pasien darurat, call center di puskesmas, dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan.
  • Program mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC) 100,2 persen di Parigi Moutong dan terus dievaluasi.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Plt Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Darlin, menyebut program Parigi Moutong Sehat Bersama telah memberikan berbagai layanan kesehatan kepada masyarakat sejak diluncurkan oleh pemerintah daerah.

Salah satu layanan yang dijalankan dalam program tersebut adalah layanan pengantaran jenazah secara gratis bagi masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong.

Menurut Darlin, hingga Maret 2026 layanan tersebut telah melayani sebanyak 266 jenazah diantarkan dari rumah sakit maupun puskesmas menuju rumah duka.

Baca juga: Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Kabar Bayi Baru Lahir Langsung Terdaftar JKN

Layanan tersebut merupakan bagian dari program dikenal dengan nama OTOMATIS atau Oto Mayat Gratis, yang dijalankan melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rumah sakit di daerah.

“Sejak diluncurkan hingga Maret 2026, kami melalui puskesmas dan rumah sakit sudah melayani 266 jenazah yang diantarkan ke rumah duka,” kata Darlin.

Hal itu disampaikan Darlin dalam Rapat Dengar Pendapat terkait pelayanan kesehatan yang berlangsung di ruang rapat utama DPRD Parigi Moutong, Jalan Jalur Dua, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Senin (6/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Darlin menjelaskan bahwa arah kebijakan pelayanan kesehatan daerah mengacu pada kebijakan nasional melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Menurutnya, kebijakan tersebut menekankan penguatan sistem pelayanan kesehatan agar masyarakat dapat memperoleh layanan yang cepat dan mudah diakses.

Baca juga: Polres Donggala Razia Rutan Kelas IIB, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

Kebijakan nasional tersebut juga disinergikan dengan program kesehatan tingkat provinsi melalui program Berani Sehat yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Di tingkat kabupaten, kebijakan tersebut kemudian diakomodasi melalui program Parigi Moutong Sehat Bersama yang memiliki sejumlah layanan kesehatan bagi masyarakat.

Selain layanan pengantaran jenazah gratis, program tersebut juga menyediakan layanan kunjungan rumah bagi pasien yang membutuhkan penanganan darurat.

Layanan kunjungan rumah tersebut dijalankan oleh tim khusus yang dibentuk di setiap puskesmas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien yang membutuhkan bantuan medis secara cepat.

Dinas Kesehatan Parigi Moutong juga telah menyiapkan layanan call center di puskesmas yang dapat dihubungi masyarakat ketika membutuhkan informasi maupun bantuan pelayanan kesehatan.

Informasi mengenai layanan tersebut juga telah disosialisasikan kepada pemerintah kecamatan agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan yang tersedia.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved