Palu Hari Ini
Dinkes Palu Sasar 32.935 Balita Lewat ORI untuk Hadapi KLB Campak
Ia menjelaskan, sasaran imunisasi difokuskan pada anak usia 9 hingga 59 bulan.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Dinas Kesehatan Kota Palu menargetkan 32.935 balita sebagai sasaran Outbreak Response Immunization (ORI) Campak 2026, yang berlangsung sejak 30 Maret hingga 18 April 2026.
- Imunisasi difokuskan pada anak usia 9–59 bulan melalui sekolah, posyandu, dan kunjungan rumah untuk mencapai minimal cakupan 95 persen.
- Program ini dilakukan sebagai respons terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) campak, dengan Kota Palu mencatat sekitar 550 kasus suspek. S
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu menargetkan sebanyak 32.935 balita menjadi sasaran dalam pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak tahun 2026.
Program tersebut digencarkan sebagai upaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang tengah terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kota Palu.
Epidemiolog Ahli Muda Dinkes Kota Palu, Nirnawita, mengatakan ORI Campak dilaksanakan sejak 30 Maret 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 18 April 2026.
Ia menjelaskan, sasaran imunisasi difokuskan pada anak usia 9 hingga 59 bulan yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Palu.
“Sasaran kami sebanyak 32.935 anak usia 9–59 bulan. Harapannya, hingga akhir pelaksanaan, minimal 95 persen sudah mendapatkan imunisasi tambahan campak,” ujarnya.
Menurut Nirnawita, sebelum pelaksanaan ORI, pihaknya telah melakukan kajian kebutuhan sasaran serta memastikan ketersediaan logistik vaksin.
Baca juga: Program 9 Berani Sulteng Jadi Sorotan Nasional Atasi Kemiskinan
Pelaksanaan imunisasi tidak hanya dilakukan di fasilitas pendidikan seperti TK dan PAUD, tetapi juga melalui posyandu serta kunjungan langsung dari rumah ke rumah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh balita yang menjadi sasaran dapat terjangkau layanan imunisasi.
Pantauan TribunPalu.com, salah satu pelaksanaan ORI Campak berlangsung di Sekolah Zion, Jl Pattimura, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Rabu (8/4/2026).
Dari 30 siswa yang terdata di lokasi tersebut, sebanyak 8 anak tidak menerima imunisasi karena usianya telah melewati batas sasaran.
Nirnawita menambahkan, pelaksanaan ORI Campak juga didukung melalui Surat Edaran Wali Kota Palu Nomor 100.3.4.3/11/DINKES/2026 tertanggal 31 Maret 2026, yang menginstruksikan keterlibatan lintas sektor, termasuk Dinas Pendidikan.
Melalui surat edaran tersebut, sekolah-sekolah diminta menyampaikan informasi kepada orang tua terkait pelaksanaan imunisasi tambahan bagi anak usia 9–59 bulan.
“Jika ada sekolah yang belum mendapatkan informasi, bisa berkoordinasi dengan puskesmas setempat,” katanya.
| Kawasan Palu Barat Disiapkan sebagai Pusat Wisata Heritage |
|
|---|
| Bapenda Palu Temukan Ketidakpatuhan Pajak di Warung Mas Joko |
|
|---|
| Efisiensi BBM Jadi Alasan, Jembatan Palu I dan III Dikaji Kembali Dua Arah |
|
|---|
| Ruko di Kompleks Palu Plaza Terbakar, 10 Mobil Damkar dan 80 Petugas Dikerahkan |
|
|---|
| Warga Loli Oge dan LBH Rakyat Sulteng Tuntut Kejelasan Penetapan 9 Tersangka di PN Palu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Kota-Palu-Gelar-ORI-Campak-2026-Anak-Usia-959-Bulan-Jadi-Sasaran.jpg)