Sulteng Hari Ini
IGD RSUD Anuntaloko Tetap Respon Rujukan Pasien 24 Jam Meski di Luar Jam Kerja
Dalam kondisi tersebut petugas IGD tetap menerima informasi rujukan yang masuk dari puskesmas maupun rumah sakit lain.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- IGD RSUD Anuntaloko tetap beroperasi 24 jam sehari, menerima pasien rujukan kapan pun dibutuhkan, termasuk di luar jam kerja.
- Petugas IGD selalu berkoordinasi dengan dokter spesialis untuk penanganan pasien, meskipun respon dokter kadang sedikit lebih lambat karena sebagian sedang beristirahat.
- Rujukan pasien dari puskesmas atau rumah sakit lain tetap berjalan, dengan harapan koordinasi antar fasilitas kesehatan diperkuat agar proses penanganan lebih cepat dan efektif.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Anuntaloko tetap merespon rujukan pasien selama 24 jam meski sebagian besar rujukan terjadi di luar jam kerja.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat terkait pelayanan kesehatan bersama Komisi IV DPRD Parigi Moutong berlangsung di ruang rapat utama DPRD Parigi Moutong, Senin (6/4/2026).
Plt Direktur RSUD Anuntaloko, Irwan, mengatakan sebagian besar rujukan pasien dari fasilitas kesehatan terjadi pada malam hari atau di luar jam kerja.
Baca juga: IGD RSUD Anuntaloko Tetap Respon Rujukan Pasien 24 Jam Meski di Luar Jam Kerja
Menurutnya, kondisi tersebut membuat koordinasi dengan dokter spesialis kadang membutuhkan waktu.
“Sebagian besar rujukan itu terjadi di tengah malam atau di luar jam kerja,” kata Irwan.
Ia menjelaskan dalam kondisi tersebut petugas IGD tetap menerima informasi rujukan yang masuk dari puskesmas maupun rumah sakit lain.
Petugas IGD kemudian berkoordinasi dengan dokter spesialis yang bertugas untuk memastikan kesiapan pelayanan pasien.
Namun Irwan mengakui respon dari dokter spesialis kadang sedikit lebih lambat karena sebagian sedang beristirahat.
Meski demikian, ia memastikan pelayanan di IGD tetap berjalan selama 24 jam.
Baca juga: Vaksinasi Campak di Sekolah, Orang Tua Siswa Puji Langkah Puskesmas di Palu
Menurutnya, setiap rujukan pasien yang bersifat gawat darurat akan segera ditangani oleh tim medis yang bertugas.
Irwan mengatakan IGD menjadi pintu utama pelayanan bagi pasien rujukan yang membutuhkan penanganan segera.
Karena itu, petugas IGD selalu siaga menerima pasien kapan pun dibutuhkan.
Ia menambahkan sistem rujukan melalui fasilitas kesehatan tetap berjalan selama rumah sakit memiliki kapasitas pelayanan yang tersedia.
Dengan sistem tersebut, pasien yang membutuhkan penanganan medis dapat segera diarahkan ke fasilitas kesehatan yang sesuai.
Baca juga: Anak di Bawah 59 Bulan Rentan Campak, Dinkes Palu: Imunisasi Tambahan Penting
Irwan berharap koordinasi antar fasilitas kesehatan terus diperkuat agar proses rujukan pasien dapat berjalan lebih cepat dan efektif.(*)
Sulawesi Tengah
Kabupaten Parigi Moutong
RSUD Anuntaloko Parigi
DPRD Parigi Moutong
IGD
Instalasi Gawat Darurat (IGD)
| PHK Massal Ancam Stabilitas Sosial-Ekonomi, Safri Desak Gubernur Panggil Manajemen PT GNI |
|
|---|
| Program 9 Berani Sulteng Jadi Sorotan Nasional Atasi Kemiskinan |
|
|---|
| Delapan Kabupaten di Sulteng Jadi Fokus Pengembangan Listrik Tenaga Surya |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Luncurkan Perda untuk Melindungi Masyarakat Adat |
|
|---|
| Pemprov Targetkan Stunting di Sulteng Turun Jadi 19 Persen di 2026 |
|
|---|
