Pohon Tumbang Parimo
Curhat Pilu Niluh, Rumah Hancur Tertimpa Pohon di Lorong Cinta Parigi: Sudah Lama Saya Ingatkan
Akibat kejadian tersebut, bagian rumah mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa batang dan dahan pohon.
Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Insiden pohon trembesi tumbang di Jalan Lorong Cinta, Kelurahan Kampal, pada Sabtu (11/4/2026), tidak hanya menelan korban jiwa tetapi juga mengakibatkan kerusakan parah pada rumah milik warga bernama Niluh.
- Batang pohon berukuran besar tersebut menghantam bagian depan rumah Niluh yang berada tepat di pinggir jalan.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Sebuah rumah warga ikut mengalami kerusakan setelah pohon trembesi berukuran besar tumbang di Jalan Lorong Cinta, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (11/4/2026).
Batang pohon yang roboh tidak hanya menimpa pengguna jalan, tetapi juga menghantam bagian rumah milik seorang warga bernama Niluh yang berada tepat di pinggir jalan.
Akibat kejadian tersebut, bagian rumah mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa batang dan dahan pohon.
Niluh mengaku sudah lama merasa khawatir dengan kondisi pohon tersebut karena terlihat miring dan akarnya diduga sudah tidak kuat.
“Saya sudah sering melapor karena pohon itu sudah terlihat miring dan akarnya seperti tidak kuat lagi. Letaknya tepat di depan rumah saya, jadi sangat membahayakan,” ujar Niluh.
Ia mengatakan laporan tersebut sudah beberapa kali disampaikan kepada pihak terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Baca juga: Korban Pohon Tumbang di Jl Cinta Parigi Moutong Masih Dirawat di RSUD Anuntaloko
Namun hingga peristiwa tersebut terjadi, menurutnya belum ada penanganan terhadap pohon yang dianggap berpotensi membahayakan warga.
“Saya sangat terpukul. Selain ada korban jiwa, rumah saya juga ikut rusak tertimpa pohon. Padahal ini sudah lama saya sampaikan,” katanya.
Dalam insiden tersebut, seorang anak laki-laki bernama Ehzan (4), warga Boyantongo Pantai, meninggal dunia setelah mengalami luka serius di bagian kepala.
Sementara dua korban lainnya, yakni Julita (41) dan Safa (16), mengalami luka pada bagian wajah dan kini masih menjalani perawatan di RSUD Anuntaloko Parigi.
Usai kejadian, petugas dari BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama aparat kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta membersihkan batang pohon yang menutup jalan dan menimpa rumah warga.
Proses pembersihan dilakukan dengan memotong batang pohon menggunakan mesin pemotong karena ukuran pohon yang cukup besar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/FY89AS-YF89A-YFA89F89AY-A.jpg)