Sulteng Hari Ini
Bawa Isu Strategis, 30 Guru di Sulteng Bertolak ke Jakarta Ikuti Konkernas 2026
Rombongan dilepas dan dijadwalkan bertolak dari Palu menuju Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 30 guru PGRI Sulawesi Tengah dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan Firmanza Dg Parebba untuk mengikuti Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PGRI 2026 di Jakarta, pada 16–18 April 2026.
- Rombongan guru membawa isu pengelolaan guru, perlindungan hukum guru, dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik untuk dibahas di tingkat nasional.
- Sulawesi Tengah menargetkan menjadi tuan rumah Konkernas PGRI 2027 dan berharap hasil konferensi dapat diimplementasikan.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 30 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Tengah resmi dilepas untuk mengikuti Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PGRI Tahun 2026, Rabu (15/4/2026).
Pelepasan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza Dg Parebba, di Kantor Dinas Pendidikan Sulteng, Jl Setia Budi, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.
Sebelum diberangkatkan, para guru terlebih dahulu menerima arahan dari Kepala Dinas Pendidikan.
Baca juga: Baharuddin Sapi’i Pertanyakan Nasib Dana 500 Triliun, Apakah Hanya Formalitas?
Dalam kesempatan itu, seluruh peserta tampak kompak mengenakan batik PGRI, sementara Firmanza tampil dengan kemeja putih dan celana kain hitam.
Rombongan dilepas dan dijadwalkan bertolak dari Palu menuju Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia.
Konkernas PGRI 2026 akan berlangsung pada 16 hingga 18 April 2026.
Rombongan yang berangkat terdiri dari pengurus PGRI Sulawesi Tengah, PGRI Kota Palu, serta perwakilan dari sejumlah kabupaten, di antaranya Morowali, Morowali Utara, Banggai, Tojo Una-Una, Poso, Parigi Moutong, dan Sigi.
Turut serta dalam rombongan, Ketua Perempuan PGRI Sulteng, Nurhayati Nadra.
Baca juga: Kritik Tajam Kejati Sulteng, Aktivis Mahasiswa Ahmad Soroti Belum Ada Hasil Kasus Korupsi SR Touna
Syam Zaini juga bertindak sebagai ketua rombongan mengatakan, pihaknya membawa sejumlah isu strategis untuk dibahas di tingkat nasional.
“Ada beberapa isu yang kami angkat, seperti pengelolaan guru, payung hukum perlindungan guru, serta peningkatan kapasitas guru,” ujarnya.
Konkernas tahun ini akan dihadiri perwakilan dari 38 provinsi dan 458 kabupaten/kota se-Indonesia.
Para guru itu akan membahas dan merumuskan kebijakan pendidikan nasional.
Selain itu, PGRI Sulteng juga menargetkan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Konkernas PGRI tahun 2027.
“Sejak PGRI ada di Sulawesi Tengah, belum pernah ada event nasional. Kami menindaklanjuti arahan gubernur agar menghadirkan kegiatan nasional supaya daerah semakin dikenal,” jelasnya.
Sulawesi Tengah
Dinas Pendidikan Sulteng
Firmanza
Syam Zaini
Gubernur Sulawesi Tengah
Anwar Hafid
Hari Guru Nasional
PGRI
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)
Konferensi Kerja Nasional (Konkernas)
Kelurahan Besusu Tengah
Kecamatan Palu Timur
Kota Palu
| Gubernur Sulteng Anwar Hafid Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga |
|
|---|
| Masyarakat Adat Watutau Perkuat Kelembagaan dan Perlindungan Wilayah Lewat Lokakarya |
|
|---|
| Kapuspenkum Sebut 30 Perusahaan Masuk Identifikasi Satgas PKH |
|
|---|
| Perusahaan Sawit dan Tambang di Sulteng Bisa Terancam Denda Administratif |
|
|---|
| Kunjungan ke Sulteng, Kapuspenkum Kejagung Identifikasi Puluhan Tambang dan Sawit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/30-Guru-di-Sulteng-Bertolak-ke-Jakarta-Ikuti-Konkernas-2026.jpg)