Kamis, 23 April 2026

Sulteng Hari Ini

Ekspor Durian Beku Sulteng ke Tiongkok Tembus Rp377,5 Miliar Hingga April 2026

Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kembali melepas tambahan Ekspor sebanyak 459 ton durian beku

Penulis: Zulfadli | Editor: Lisna Ali
TribunPalu/Zulfadli
EKSPOR DURIAN - Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kembali melepas tambahan Ekspor sebanyak 459 ton durian beku senilai Rp42,5 miliar dari Palu, Kamis (16/4/2026). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALUEkspor durian beku asal Sulawesi Tengah ke Tiongkok terus menunjukkan tren positif. 

Hingga April 2026, total Ekspor telah mencapai 4.077 ton dengan nilai Rp377,5 miliar.

Terbaru, Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kembali melepas tambahan Ekspor sebanyak 459 ton durian beku senilai Rp42,5 miliar dari Palu, Kamis (16/4/2026).

Kepala Barantin, Sahat M Panggabean, mengatakan capaian ini merupakan hasil dari proses panjang hingga terbukanya akses Ekspor langsung durian Indonesia ke Tiongkok.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi semua pihak. Sampai hari ini, total sudah 151 kontainer durian dikirim ke Tiongkok dengan nilai ekonomi Rp377,5 miliar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, akses ekspor langsung ini memberikan dampak signifikan, terutama pada efisiensi logistik. 

EKSPOR DURIAN989
EKSPOR DURIAN - Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Pemprov Sulteng melepas tambahan ekspor sebanyak 459 ton senilai Rp42,5 miliar dari Palu, Kamis (16/4/2026).

Waktu pengiriman yang sebelumnya mencapai 56 hari kini dapat dipangkas menjadi sekitar 22 hingga 26 hari.

Selain itu, biaya logistik juga turun hingga dua kali lipat, sehingga membantu pelaku usaha dalam meningkatkan arus kas dan kapasitas produksi.

Baca juga: Pemprov Sulteng Gelontorkan Rp34 M untuk Rekonstruksi Jalan Siuna-Mayayap Banggai

Sulteng Dominasi Fasilitas Ekspor

Kepala Karantina Sulawesi Tengah, Alfian, mengungkapkan Sulawesi Tengah menjadi daerah utama dalam rantai Ekspor durian beku ke Tiongkok.

Dari delapan perusahaan yang telah memenuhi syarat sebagai Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) dan terdaftar di sistem China Import Food Enterprise Registration, tujuh di antaranya berada di wilayah Sulawesi Tengah.

“Sepanjang Januari hingga April 2026, Ekspor durian beku ke Tiongkok tercatat 4.077 ton dengan nilai Rp377,5 miliar,” jelasnya.

Ia menambahkan, peluang pasar masih terbuka lebar mengingat permintaan durian di Tiongkok mencapai sekitar US$ 8 miliar atau setara Rp128 triliun per tahun.

Harga durian di pasar Tiongkok bahkan bisa mencapai 5 hingga 7 kali lipat dibandingkan harga di dalam negeri.

Potensi Besar dari Hulu ke Hilir

Berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah, jumlah pohon durian di daerah ini mencapai sekitar 3,7 juta pohon, dengan 1,2 juta di antaranya sudah produktif.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved