Morowali Hari Ini
Hanya 18 Ribu Pekerja Informal di Morowali Tercover BPJS Ketenagakerjaan
Jumlah pekerja informal yang telah memperoleh perlindungan jaminan sosial masih sangat kecil
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: mahyuddin
Harga kebutuhan pokok, sewa hunian, dan transportasi sering kali naik lebih cepat dibandingkan pendapatan mereka.
Berbeda dengan pekerja tambang yang memiliki kontrak dan tunjangan, pekerja informal minim perlindungan hukum dan keamanan kerja.
Transformasi Morowali dari daerah agraris menjadi pusat industri global menciptakan "dualitas ekonomi".
Di satu sisi, terdapat pekerja formal dengan standar gaji perusahaan besar, di sisi lain, terdapat pekerja informal yang harus bersaing dengan fluktuasi harga pasar yang ekstrem.
Keberhasilan pembangunan di Morowali ke depan sangat bergantung pada bagaimana sektor informal ini dapat diintegrasikan ke dalam ekosistem ekonomi yang lebih stabil dan terlindungi.(*)
| DP3AP2KB Morowali Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak hingga Tingkat Desa |
|
|---|
| Keterbatasan SDM hingga Anggaran Jadi Tantangan DP3AP2KB Morowali |
|
|---|
| DP3AP2KB Morowali Akui Program Belum Jangkau Seluruh Kecamatan, Terkendala Anggaran |
|
|---|
| DP3AP2KB Morowali Tancap Gas Bangun Sistem Perlindungan Perempuan dan Anak |
|
|---|
| Kadis DP3AP2KB Morowali Bangun Fondasi Perlindungan Perempuan dan Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Makmur-BPJS-Ketenagakerjaan-2026.jpg)